Kapolri Mutasi 29 Brigjen Pol, Regenerasi Kepemimpinan Polri Berlanjut

Jakarta, IDM - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan penyegaran organisasi di tubuh Polri dengan memutasi 29 Brigadir Jenderal (Brigjen) Pol.
Rotasi tersebut menjadi bagian dari mutasi, promosi, dan rotasi jabatan terhadap 1.121 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) Polri yang ditetapkan melalui tujuh Surat Telegram (ST) Kapolri tertanggal 25 Juni 2026.
Sejumlah Brigjen Pol mendapat promosi ke jabatan strategis, sementara beberapa lainnya memasuki masa purnatugas sebagai bagian dari siklus pembinaan karier di institusi kepolisian.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menerangkan mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan menjaga profesionalisme dan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian.
Baca Juga: Investigasi Kematian Peserta Latsarmil SPPI Berjalan, Aspek Keselamatan jadi Prioritas
"Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat," kata Trunoyudo.
Rotasi kali ini menyentuh sejumlah posisi strategis. Brigjen Pol Ruddi Setiawan yang sebelumnya menjabat Kapuslitbang Polri dipercaya mengemban amanah sebagai Kapolda Aceh.
Posisi Kapuslitbang selanjutnya diisi Brigjen Pol Didi Hayamansyah yang sebelumnya bertugas sebagai Dosen Kepolisian Utama TK II Akpol Lemdiklat Polri.
Di wilayah Indonesia Timur, Brigjen Pol Yulius Audie Sonny Latuheru ditunjuk sebagai Kapolda Papua Barat Daya menggantikan Brigjen Pol Gatot Haribowo yang memasuki masa pensiun.
Baca Juga: Presiden Prabowo Tegaskan Kekuatan Bangsa Berawal dari Rakyat yang Sejahtera
Pergantian tersebut menjadi bagian dari kesinambungan kepemimpinan di wilayah yang memiliki tantangan keamanan dan pembangunan yang strategis.
Pada bidang pembinaan sumber daya manusia, Brigjen Pol Hendra Wirawan dipercaya menjabat Karobinkar SSDM Polri menggantikan Brigjen Pol Langgeng Purnomo yang mendapat penugasan baru sebagai Perancang Peraturan Kepolisian Utama TK I Divkum Polri.
Penyegaran juga dilakukan di lingkungan Lemdiklat Polri. Brigjen Pol Dayan Victor Imanuel Blegur yang sebelumnya bertugas di Densus 88 Antiteror Polri kini dipercaya menjadi Kadiklatsusjatrans Lemdiklat Polri.
Sementara sejumlah pejabat pendidikan lainnya mendapat penugasan baru sebagai analis kebijakan maupun widyaiswara dalam rangka memperkuat fungsi pengembangan sumber daya manusia Polri.
Baca Juga: Investasi SDM Pilar Pertahanan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045
Di Baharkam Polri, Brigjen Pol John Carles Edison Nababan dipercaya menjabat Dirbintibmas Korbinmas Baharkam Polri, sedangkan Brigjen Pol M. Rudy Syafirudin beralih menjadi Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri.
Perubahan tersebut memperkuat fungsi pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat yang menjadi salah satu elemen penting dalam menjaga stabilitas keamanan dalam negeri.
Selain promosi, mutasi kali ini juga menandai berlanjutnya regenerasi di jajaran perwira tinggi Polri melalui penempatan sejumlah Brigjen Pol sebagai Pati dalam rangka pensiun.
Mereka di antaranya Brigjen Pol Mashudi, Brigjen Pol Irfing Jaya, Brigjen Pol I Wayan Supartha Yadnya, Brigjen Pol Gatot Haribowo, Brigjen Pol Andreas Wayan Wisaksono, dan Brigjen Pol Agus Triatmaja.
Hankam

CVR Mi-17 Ditemukan, Investigasi Kecelakaan di Seruyan Masuki Tahap Penting
Tim gabungan TNI dan Basarnas berhasil menemukan Cockpit Voice Recorder (CVR) helikopter Mi-17 milik Puspenerbad di perairan Seruyan, Kalimantan Tengah, guna mendukung proses investigasi kecelakaan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































