Menelusuri Jejak "Opleidings Centrum Pantsertroepen", Gerbang Bersejarah Kavaleri TNI AD

Jakarta, IDM – Lebih dari tujuh dekade berdiri kokoh, sebuah gerbang bersejarah di Pusat Kesenjataan Kavaleri (Pussenkav) TNI AD, Bandung, menjadi saksi bisu perjalanan Kavaleri Indonesia. Sempat ditutupi selama puluhan tahun, tulisan peninggalan era kolonial ini kembali dimunculkan demi merawat memori kolektif bangsa.
Baca Juga: Gugurnya Para Pahlawan
Dilansir dari keterangan Penpussenkav, Sabtu (10/10), tulisan pada gerbang tersebut adalah Opleidings Centrum Pantsertroepen, sebuah istilah bahasa Belanda yang secara harfiah berarti "Pusat Pelatihan Pasukan Lapis Baja".

Sejarah gerbang ini bermula pada rentang tahun 1945 hingga 1947, ketika bangunan tersebut digunakan oleh tentara Belanda sebagai Depot Pantsertroepen—pusat perawatan, perbaikan, dan penyimpanan kendaraan lapis baja. Tepat pada 26 Juli 1950, markas ini resmi diserahkan dari Koninklijk Nederlands-Indisch Leger (KNIL) kepada TNI Angkatan Darat untuk dijadikan pusat pendidikan pasukan lapis baja.

Menariknya, tulisan bersejarah pada gerbang tersebut sempat ditutup rapat selama periode 1960 hingga 2003. Barulah pada tahun 2004, tulisan Opleidings Centrum Pantsertroepen kembali dibuka dan dilestarikan sebagai bagian dari sejarah militer.
Baca Juga: Operasi Trisula: Menangkap Gerilyawan PKI
Kini, meski lebih dari tujuh dekade telah berlalu, gerbang tersebut tetap berdiri tegak. Ia bukan sekadar pintu masuk, melainkan simbol perjalanan panjang Kavaleri Indonesia. Sebab, sejarah bukan sekadar kenangan masa lalu, melainkan warisan yang harus terus dijaga untuk generasi mendatang.
Hankam

Rapat DPN, Menhan Sjafrie Kumpulkan Kepala BIN, Panglima TNI, Kapolri hingga Kepala Staf Angkatan
Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengumpulkan Wakil Menteri Pertahanan RI, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Panglima TNI, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) hingga tiga kepala staf angkatan di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Senin (2/11). Mereka berkumpul dalam…
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.















































































