Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Jakarta, IDM – Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
Baca Juga: Bersandar di Jakarta, Ini Spesifikasi Kapal Perang RFS Marshal Shaposhnikov Rusia
Dilansir dari keterangan Pendenzinubika, Sabtu (10/10), kegiatan ini difokuskan pada pengujian fungsi dan kesiapan operasional robot sebagai perangkat pendukung penyelidikan serta pengintaian Nubika. Evaluasi dilakukan terhadap kinerja peralatan dan kesiapan sistem guna memastikan perangkat dapat mendukung pelaksanaan tugas secara efektif, tepat, dan aman.

Pemanfaatan teknologi robotik menjadi bagian penting dalam meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, khususnya dalam menghadapi kondisi berisiko yang membutuhkan ketelitian, kecepatan, dan prosedur kerja terukur.
"Hal ini sekaligus menjadi wujud komitmen Denzinubika dalam membangun kemampuan prajurit yang profesional, modern, adaptif, dan tangguh menghadapi dinamika ancaman Nubika," tulis keterangan resmi Denzinubika.

Sebagai informasi, Denzinubika merupakan satuan militer penanggulangan bahaya khusus di bawah komando Pusat Zeni Angkatan Darat (Pusziad). Satuan khusus ini memiliki kemampuan spesifik dalam mengantisipasi, mendeteksi, mengamankan, serta menanggulangi ancaman yang melibatkan bahan berbahaya bertipe Nuklir, Biologi, dan Kimia (NUBIKA).
Baca Juga: AAV M-35 vs LVT-7: Mengapa Ranpur Amfibi Baru Marinir Lebih Canggih?
Tugas utama Denzinubika meliputi penyelidikan dan pengintaian (lidik) untuk mendeteksi zat radioaktif, racun biologi, atau bahan kimia berbahaya di medan operasi. Selain itu, satuan ini juga melakukan dekontaminasi atau pembersihan paparan bahaya pada personel, peralatan, maupun lingkungan. Denzinubika turut mendukung pengamanan VVIP dan objek vital dari potensi serangan NUBIKA, serta membantu pemerintah dan masyarakat saat terjadi tanggap darurat insiden radiologi maupun kebocoran bahan kimia industri skala besar.
Hankam

Rapat DPN, Menhan Sjafrie Kumpulkan Kepala BIN, Panglima TNI, Kapolri hingga Kepala Staf Angkatan
Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengumpulkan Wakil Menteri Pertahanan RI, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Panglima TNI, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) hingga tiga kepala staf angkatan di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Senin (2/11). Mereka berkumpul dalam…
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































