TNI Siapkan 1.311 Penyuluh untuk Diterjukan ke Wilayah Terdampak Karhutla di Tiga Provinsi

Jakarta, IDM – TNI menyiapkan 1.311 personel sebagai penyuluh untuk diterjunkan ke wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.
Para penyuluh tersebut diambil dari Perwira Siswa (Pasis) Sekolah dan Staf Komando (Sesko) TNI, Sesko TNI AD, Sesko TNI AL, Sesko TNI AU, Sekolah Komando Kesatuan TNI AU (Sekkau), dan Pusat Pendidikan (Pusdik) Matra Darat.
Baca Juga: TNI AD Antisipasi Prajurit di Perbatasan Gunakan Narkoba Selundupan
Mereka telah menerima pembekalan dari Perwira Staf Ahli (Sahli) Panglima TNI Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto di Posko Karhutla Sahli Panglima TNI, Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (2/11).
Kepada para penyuluh, Laksda Donny Suharto menekankan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan peran penyuluh dalam mendukung penanggulangan karhutla.

"Pembekalan ini merupakan langkah strategis TNI dalam mengoptimalkan peran penyuluhan di lapangan, guna mendukung upaya penanggulangan karhutla yang tengah menjadi perhatian nasional,” kata Donny, dikutip dari siaran pers Pusat Penerangan TNI, Selasa (3/11).
Donny juga menekankan enam pedoman bagi penyuluh, yakni agar menjadi pelopor pencegahan, memahami karakteristik wilayah, memperkuat koordinasi lintas sektor, melibatkan masyarakat, mengutamakan keselamatan, serta memastikan tindak lanjut penyuluhan terukur.
Baca Juga: Gugat UU PKDRT ke MK, Mantan Istri Prajurit TNI Minta Pidana KDRT Diperberat
Setibanya di lokasi nanti, setiap penyuluh ditargetkan mampu menjelaskan penyebab dan dampak karhutla, mengedukasi masyarakat untuk menerapkan enam tindakan utama pencegahan, serta membangun kesiapsiagaan melalui deteksi dini, pelaporan cepat, koordinasi, dan penyelamatan diri.
“Jangan hanya menjadi tim penyuluhan yang mampu menjelaskan bahaya kebakaran. Jadilah tim penyuluhan yang mampu mencegah kebakaran melalui perubahan perilaku masyarakat,” kata Donny memungkasi.
Hankam

Rapat DPN, Menhan Sjafrie Kumpulkan Kepala BIN, Panglima TNI, Kapolri hingga Kepala Staf Angkatan
Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengumpulkan Wakil Menteri Pertahanan RI, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Panglima TNI, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) hingga tiga kepala staf angkatan di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Senin (2/11). Mereka berkumpul dalam…
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.






































































