TEKNOLOGI

Ikuti Latihan Pitch Black 2026, Ini Spesifikasi Pesawat Tempur T-50i Golden Eagle TNI AU

Pesawat tempur T-50i Golden Eagle
Pesawat tempur T-50i Golden Eagle. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – 23 Juli 2026, dua pesawat tempur TNI Angkatan Udara yaitu T-50i Golden Eagle tampil dalam Pitch Black Mindil Beach Flying Display 2026 yang merupakan rangkaian dari latihan Pitch Black 2026 di Darwin, Australia.

Pesawat tempur T-50i Golden Eagle bersama 100 pesawat dari 20 negara peserta latihan Pitch Black menggelar atraksi udara di kawasan Pantai Mindil.

Dikutip dari siaran pers TNI AU, Minggu (26/7), dua pesawat tempur T-50i Golden Eagle TNI AU terbang bersama berbagai pesawat militer ini merupakan bagian dari latihan udara multinasional terbesar di kawasan Indo-Pasifik.

Baca Juga: Pesawat Latih Tempur Leonardo M-346 F Block 20 Percepat Proses Transisi Pilot TNI AU

Sejak tahun 2012, Pitch Black Mindil Beach Flying Display adalah tradisi yang telah menjadi bagian dari latihan Pitch Black sendiri.

Selain melaksanakan latihan, partisipasi Indonesia dalam latihan Pitch Black mendukung peningkatan interoperabilitas, kerja sama pertahanan, dan hubungan antarmiliter melalui latihan udara multinasional.

T-50i Golden Eagle

Pesawat tempur ringan T-50i Golden Eagle telah memperkuat postur pertahanan udara TNI AU sejak tahun 2014 sekaligus menjadi salah satu program modernisasi alutsista udara Indonesia. Pada masa Prabowo Subianto menjabat Menteri Pertahanan, Indonesia kembali membeli enam pesawat T-50i.

Pada Agustus 2022, pembelian enam pesawat tempur pabrikan Korean Aerospace Industries (KAI) asal Korea Selatan resmi berstatus kontrak efektif.

Tiga tahun berselang, tepatnya pada 29 September 2025, Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakil KSAU), Marsdya Tedi Rizalihadi, memimpin inspeksi pengadaan enam unit pesawat tempur T-50i Golden Eagle di KAI, Sacheon, Korea Selatan.

Spesifikasi T-50i Golden Eagle

T-50i dirancang sebagai Lead-In Fighter Trainer (LIFT), yakni pesawat transisi bagi pilot sebelum mengoperasikan jet tempur utama. Dengan kecepatan maksimum Mach 1,5 atau sekitar 1.840 km/jam, pesawat ini memungkinkan calon penerbang merasakan sensasi supersonik sekaligus berlatih manuver tempur.

Baca Juga: Reis-Class dalam Radar Indonesia, Babak Baru Modernisasi Kekuatan Bawah Laut

T-50i Golden Eagle juga memiliki kokpit yang telah mengadopsi glass cockpit dengan layar multifungsi berwarna, sistem kendali digital fly-by-wire, radar dengan kemampuan deteksi sasaran hingga jarak 100 km, serta sistem navigasi berbasis GPS/INS dan OBOGS (On-Board Oxygen Generation System).

Pesawat sepanjang 13 meter dengan rentang sayap 9,4 meter ini memiliki bobot kosong sekitar 6,4 ton dan mampu lepas landas dengan berat maksimum lebih dari 10 ton. Radius tempur T-50i Golden Eagle mencapai 444 km dengan ketinggian jelajah hingga 14.600 meter.

Saat ini pesawat tempur T-50i Golden Eagle dioperasikan TNI AU di Skadron Udara 15, Lanud Iswahjudi, Madiun.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.