HANKAM

TNI AD Ganti 7 Dandim Sekaligus di NTT, Ini Alasannya

serah terima jabatan
Acara serah terima jabatan 7 Dandim di jajaran Korem 161/Wira Sakti. (Foto: Dok. Korem 161/Wira Sakti)

Jakarta, IDM - Di bulan Juni 2026, TNI AD merotasi atau mengganti tujuh Komandan Kodim (Dandim) di Nusa Tenggara Timur (NTT). Mutasi besar-besaran ini dipimpin langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Hendro Cahyono di Kupang beberapa waktu lalu.

Dilansir dari keterangan Penkorem 161/Wira Sakti, Rabu (17/6), Hendro menjelaskan bahwa mutasi ini merupakan bagian penting dari sistem pembinaan personel yang berkelanjutan. Langkah ini diambil bukan karena adanya evaluasi negatif, melainkan murni sebagai strategi penyegaran organisasi.

Lebih lanjut ia berharap ​pergantian ini mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas satuan di lapangan termasuk mendukung optimalisasi pembinaan teritorial (binter) di wilayah NTT yang diketahui berbatasan langsung dengan negara tetangga Timor Leste dan memiliki karakteristik geografi yang menantang.

Baca Juga: Tembus Medan Sulit, Begini Cara Prajurit Marinir Kuasai Tempur Rawa-Sungai

Pada kesempatan tersebut, Hendro juga menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam atas kinerja para Dandim yang lama. Menurutnya, soliditas dan kebersamaan yang terjalin selama ini telah membuahkan banyak capaian positif, khususnya dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di daerah binaan masing-masing.

"Saya bangga kepada seluruh Dandim yang telah bekerja bersama-sama menjaga dan membangun satuan. Prestasi yang telah diraih hendaknya menjadi bekal untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang lebih besar di masa mendatang," ujar Hendro.

Baca Juga: Pangdam Cup 2026 Siapkan SDM Unggul Pendukung Pertahanan Bangsa

Berikut rincian pergeseran jabatan 7 Dandim di Korem 161/Wira Sakti yang resmi berganti per Juni 2026

  1. ​Kodim 1604/Kupang kini dijabat oleh Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto, menggantikan Kolonel Inf Kadek Abriyawan.
  2. ​Kodim 1601/Sumba Timur kini dijabat oleh Letkol Arm Adwi Prasetya, menggantikan Letkol Inf Dobby Noviyanto.
  3. ​Kodim 1602/Ende kini dijabat oleh Letkol Inf Nugroho Susanto, menggantikan Letkol Inf Dwi Harry Wibowo.
  4. ​Kodim 1605/Belu kini dijabat oleh Letkol Arh Ariestyo Ardyanto, menggantikan Letkol Arh Andi Yunus.
  5. ​Kodim 1618/TTU (Timor Tengah Utara) kini dijabat oleh Letkol Arm Bambang Heryanto, menggantikan Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto.
  6. ​Kodim 1621/TTS (Timor Tengah Selatan) kini dijabat oleh Letkol Czi Ari Setiawan Wibowo, menggantikan Letkol Inf Gunawan Budhi Prasetyo.
  7. ​Kodim 1629/SBD (Sumba Barat Daya) kini dijabat oleh Letkol Inf Yoyok Widianto, menggantikan Letkol Inf Deny Ahdiani Amir.
PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.