Puspom TNI AD Larang Prajurit Gunakan Vape

Jakarta, IDM -Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad) resmi mengeluarkan larangan penggunaan rokok elektrik (vape), khususnya di lingkungan satuan kerja Puspomad.
Hal ini dipastikan oleh Danpuspomad, Brigjen TNI Irsyad Hamdie Bey Anwar dalam audiensi bersama Kepala BNNP DKI Jakarta, Brigjen Pol. Awang Joko Rumitro sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kesadaran terhadap risiko kesehatan akibat penggunaan vape.
Menurut Irsyad, dukungan ini menjadi langkah penting dalam mendorong terciptanya lingkungan kerja yang sehat, disiplin, dan bebas dari penggunaan rokok elektrik, sekaligus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan zat adiktif.
"Pelarangan vape bukan sekadar pembatasan penggunaan, tetapi bagian dari upaya melindungi kesehatan, membangun kedisiplinan, dan menjaga kualitas generasi penerus bangsa," kata Irsyad dikutip keteranganHumas BNN Jakarta,Jumat (6/11).
Sebelumnya, BNN mengungkap temuan zat berbahaya dalam cairan rokok elektronik atau vape berdasarkan hasil pengujian 1.789 sampel selama Januari 2025 hingga September 2026. Sebanyak 98 persen sampel positif mengandung narkotika, psikotropika, atauNew Psychoactive Substances(NPS).
Dari keseluruhan sampel yang diuji, sebanyak 96,71 persen mengandung etomidate, baik dalam bentuk tunggal maupun campuran. Sementara itu, sekitar satu persen sampel mengandung senyawa lain, antara lain MDMB-4en-Pinaca, THC, MDMA, metamfetamina, midazolam, kokain, dan ketamin. Temuan ini menjadi perhatian dalam pengawasan perkembangan penyalahgunaan zat melalui produk rokok elektronik.
Hankam

Jenazah Sertu Heri, Korban Terakhir Kecelakaan Helikopter TNI AD Ditemukan
Tim gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi jenazah Sertu (anumerta) Heri, korban terakhir kecelakaan helikopter MI-17V5 TNI AD di perairan Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































