Enam Bulan Jalani Pendidikan, Skadik 103 Cetak Calon Penerbang Pesawat Tanpa Awak
Tasikmalaya, IDM - Calon penerbang Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA) menjalani latihan menggunakan simulator di Skadron Pendidikan (Skadik) 103, Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (21/10). Latihan ini merupakan bagian dari program pendidikan untuk membekali para siswa dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam mengoperasikan pesawat tanpa awak guna mendukung pelaksanaan berbagai misi operasional.
Dalam pendidikan tersebut, para siswa mempelajari dasar-dasar penerbangan, mengenal karakteristik pesawat, serta mengasah keterampilan mengoperasikan pesawat melalui simulator. Proses pembelajaran dilaksanakan secara bertahap, dimulai dari penguasaan teori, dilanjutkan dengan latihan simulasi, hingga praktik menerbangkan pesawat secara langsung. Tahapan ini dirancang agar siswa memahami prosedur penerbangan sekaligus mampu mengembangkan keterampilan teknis sebelum mengoperasikan pesawat tanpa awak secara mandiri.
Baca Juga: Dudung Abdurachman Terima Jabatan Menko Polkam dari Djamari Chaniago
Latihan praktik diawali dengan penggunaan remote control pesawat atau model ARCI sebagai sarana pengenalan dan pembelajaran dasar. Setelah menguasai tahap tersebut, para siswa melanjutkan latihan dengan mengoperasikan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Class 1 jenis Skywalker. Penggunaan kedua jenis perangkat ini menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mengendalikan pesawat, memahami respons terhadap perintah kendali, serta menerapkan keterampilan yang telah diperoleh selama latihan.
Pendidikan calon penerbang PTTA di Skadik 103 berlangsung selama 6 bulan. Selama periode tersebut, para siswa menjalani rangkaian pembelajaran yang disusun untuk membangun kompetensi secara bertahap, mulai dari pemahaman teori hingga keterampilan penerbangan praktis. Melalui pendidikan ini, Skadik 103 menyiapkan calon penerbang pesawat tanpa awak yang memiliki bekal pengetahuan dan kemampuan teknis untuk mendukung kebutuhan operasional di satuan masing-masing.
Hankam

Rapat DPN, Menhan Sjafrie Kumpulkan Kepala BIN, Panglima TNI, Kapolri hingga Kepala Staf Angkatan
Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengumpulkan Wakil Menteri Pertahanan RI, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Panglima TNI, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) hingga tiga kepala staf angkatan di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Senin (2/11). Mereka berkumpul dalam…
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.
























































































