“Menembak Lorong Hantu” Uji Kemampuan Prajurit Yonif 502 Kostrad di SGS 2026
Sumsel, IDM – Personel Batalion Infanteri (Yonif) 502/Ujwala Yudha Kostrad mengikuti Live Fire Exercise (LFX) atau Menembak Lorong Hantu dalam rangkaian Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2026 di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklat TNI Angkatan Darat, Martapura, Sumatra Selatan, Senin (7/9).
Dalam latihan tersebut, personel bergerak di antara pepohonan dengan senjata dalam posisi siap. Asap sisa tembakan terlihat menyelimuti medan latihan, sementara setiap prajurit dituntut mempertahankan konsentrasi dan kewaspadaan selama menjalankan tahapan latihan. Kondisi medan yang membatasi jarak pandang turut menguji kemampuan dalam bergerak dan bertindak secara terkoordinasi.
Sebanyak 150 personel Yonif 502/Ujwala Yudha Kostrad diterjunkan untuk mengikuti rangkaian kegiatan SGS 2026. Mereka terlibat dalam tiga misi utama, yakni Airborne, Jungle FTX (Field Training Exercise) atau perang hutan, serta Live Fire Exercise (LFX) atau Menembak Lorong Hantu. Setiap materi memberikan tantangan berbeda dalam mengasah kemampuan tempur.
Baca Juga: Atraksi Apache TNI AD dan US Army Hiasi Puncak Latihan Super Garuda Shield 2026
Pada materi LFX, kemampuan menembak, penguasaan medan, disiplin, dan koordinasi menjadi bagian penting yang diuji. Pergerakan di medan berhutan mengharuskan prajurit tetap memperhatikan sektor masing-masing sekaligus menjaga kekompakan dengan personel lainnya. Latihan ini juga menjadi bagian dari upaya mempertajam kesiapan dalam menghadapi berbagai situasi operasi.
Keikutsertaan Yonif 502/Ujwala Yudha Kostrad dalam rangkaian SGS 2026 menjadi momentum untuk meningkatkan profesionalisme dan kesiapan operasional satuan. Dari Airborne, Jungle FTX, hingga LFX, para prajurit mendapatkan pengalaman menghadapi beragam skenario latihan yang menuntut kemampuan fisik, keterampilan tempur, disiplin, dan kerja sama tim.
Hankam

Rapat DPN, Menhan Sjafrie Kumpulkan Kepala BIN, Panglima TNI, Kapolri hingga Kepala Staf Angkatan
Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengumpulkan Wakil Menteri Pertahanan RI, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Panglima TNI, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) hingga tiga kepala staf angkatan di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Senin (2/11). Mereka berkumpul dalam…
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.
























































































