HANKAM

KSAL Ungkap Ancaman Perang Modern: Serangan Siber Bisa Lumpuhkan Sistem Komando

Ilustrasi
Ilustrasi ancaman keamanan siber. (Foto: Dok. Istockphoto)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali memperingatkan pergeseran karakter peperangan modern yang kini sangat bergantung pada teknologi nirmiliter. Perubahan strategi global tersebut menuntut TNI AL untuk merespons dinamika ancaman secara komprehensif.

Peringatan itu disampaikan melalui amanat yang dibacakan oleh Komandan Kodiklatal Laksdya TNI Achmad Wibisono saat memimpin pembukaan latihan puncak Armada Jaya XLIV tahun anggaran 2026 di Surabaya, Senin (2/11). Latihan tahunan ini melibatkan 600 prajurit untuk menguji kesiapan operasional serta koordinasi lintas satuan.

Baca Juga: Koopssus TNI Kini Punya Markas Baru di Sentul

Ali membedah berbagai kerawanan nyata di medan tempur masa kini yang mengancam kekuatan armada konvensional.

"Wahana tanpa awak dengan biaya relatif murah mampu mengancam kapal perang bernilai tinggi, rudal jarak jauh dapat menjangkau sasaran di balik cakrawala, sementara serangan siber berpotensi melumpuhkan sistem komando sebelum satu peluru ditembakkan," tegas Ali, dikutip dari keterangan Dispen Kodiklatal, Selasa (3/11).

Baca Juga: Buka Latihan Armada Jaya, TNI AL Kerahkan 600 Prajurit Uji 5 Komando Tugas

Untuk menghadapi ancaman tersebut, rangkaian latihan ini dirancang untuk menguji doktrin serta petunjuk pelaksanaan yang menjadi pedoman prajurit. TNI AL mengerahkan pembentukan lima komando tugas gabungan sekaligus untuk mengukur efektivitas komando dan pengendalian pasukan.

Unsur yang diuji mencakup komando tugas gabungan laut, komando tugas gabungan amfibi, komando tugas gabungan pendaratan administrasi, komando tugas gabungan pertahanan pantai, serta satuan tugas dukungan siber. Seluruh elemen pasukan ini menjalankan skenario pertempuran di mandala operasi wilayah perairan Indonesia bagian barat dan timur bagian selatan.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.