TEKNOLOGI

Pertama di Dunia, Airbus dan Singapura Raih Sertifikasi Sistem Pengisian Bahan Bakar Otomatis A330 MRTT

Pesawat A330 MRTT RSAF
Pesawat A330 MRTT RSAF melakukan pengisian bahan bakar di udara terhadap pesawat tempur F-15 milik RSAF menggunakan sistem A3R pada malam hari (Foto: Dok. Airbus)

Jakarta, IDM - Airbus bersama Singapura berhasil meraih sertifikasi penuh (full certification) untuk kemampuan pengisian bahan bakar di udara secara otomatis (air-to-air refueling/A3R) pada pesawat Airbus A330 Multi Role Tanker Transport (MRTT).

Sertifikasi ini diberikan oleh Spanish National Institute for Aerospace Technology (INTA) setelah menjalani rangkaian uji kualifikasi dan uji terbang yang komprehensif, sebagai hasil kolaborasi erat Airbus dengan Angkatan Udara Republik Singapura (Republic of Singapore Air Force/RSAF) dan Defence Science and Technology Agency (DSTA).

Pencapaian ini menandai fase penting dalam pengembangan platform A330 MRTT dan sekaligus mencatatkan sejarah baru di sektor penerbangan. Hal ini menegaskan bahwa sistem A3R telah terbukti aman, dan andal untuk dioperasikan dalam berbagai misi.

Baca Juga: Bengkel TNI AD Perbaiki Tank Arisgator Pastikan Perfomanya Maksimal

Dengan sertifikasi ini, RSAF menjadi angkatan udara pertama di dunia yang mengoperasikan sistem A3R pada armada A330 MRTT miliknya, yang dioperasikan oleh Skuadron 112 dan menetapkan standar baru dalam teknologi pengisian bahan bakar udara secara otomatis.

Mike Schoellhorn selaku Chief Executive Officer Airbus Defence and Space menyebut pencapaian ini sebagai bukti nyata dari kekuatan kemitraan jangka panjang. “Airbus bangga dapat mendukung upaya RSAF dan DSTA dalam menghadirkan kemampuan yang akan membentuk masa depan operasi pengisian bahan bakar di udara,” ujarnya melansir keterangan tertulis Airbus, Jumat (6/2).

Sementara, Chief Executive Defence Science and Technology Agency Ng Chad-son menyampaikan bahwa “Kolaborasi erat antara DSTA, RSAF, dan Airbus bertujuan untuk mendorong inovasi, meningkatkan keselamatan, serta mengurangi beban kerja awak kabin. Pencapaian ini menunjukkan keberhasilan integrasi teknologi yang efektif sekaligus menetapkan tolok ukur baru secara global dalam pengisian bahan bakar udara secara otomatis.”

Major-General Kelvin Fan selaku Chief of Air Force RSAF menambahkan, “Inovasi ini akan semakin meningkatkan efektivitas operasi pengisian bahan bakar udara kami, dan sekaligus mencerminkan komitmen RSAF untuk terus berinovasi bersama mitra industri dan tetap berada di garis terdepan teknologi.”

Baca Juga: TNI Gunakan “Truk Buaya” Distribusikan Logistik ke 12 Kabupaten di Aceh

Kolaborasi pengembangan A3R yang dilakukan oleh Airbus, RSAF dan DSTA telah dimulai sejak 2020, dengan tujuan memvalidasi dan mempercepat kesiapan operasional sistem tersebut. Program sertifikasi mencakup misi siang dan malam hari, perluasan batas operasional penerbangan (flight envelope), serta pengujian dengan berbagai tipe pesawat penerima guna memastikan kesiapan operasional secara menyeluruh.

Uji terbang dilaksanakan di Spanyol dan Singapura, menggunakan pesawat milik RSAF, termasuk pesawat A330 MRTT serta pesawat tempur F-16 dan F-15 sebagai pesawat penerima dalam rangkaian pengujian dan validasi.

Dikembangkan oleh Airbus sebagai bagian dari visi SMART MRTT, sistem A3R memanfaatkan teknologi otomasi canggih dan computer vision untuk mendeteksi, melacak, dan melakukan pengisian bahan bakar dengan pesawat penerima secara otomatis, tanpa memerlukan input manual. Teknologi ini tidak hanya meningkatkan presisi dan keselamatan misi, tetapi juga memberikan fleksibilitas operasional yang lebih besar bagi angkatan udara pengguna A330 MRTT. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.