TEKNOLOGI

Pesawat Latih Tempur Leonardo M-346 F Block 20 Percepat Proses Transisi Pilot TNI AU

Leonardo M-346 F Block 20.
Leonardo M-346 F Block 20. (Foto: Dok Leonardo)

Jakarta, IDM – Untuk mendukung kesiapan operasional jet tempur generasi terbaru sekaligus mendukung pelatihan pilot TNI AU, Kementerian Pertahanan RI resmi mengumumkan pengadaan 12 unit pesawat tempur ringan multiperan Leonardo M-346 F Block 20.

Kerja sama ini merupakan bagian dari program modernisasi alutsista nasional. Jet tempur Leonardo M-346 disebut akan menjadi tulang punggung pelatihan pilot TNI AU, sekaligus mempercepat transisi menuju pengoperasian pesawat tempur generasi terbaru.

Penandatanganan kontrak dilakukan di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (21/7), disaksikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, serta Kepala Staf TNI AU Marsekal Mohamad Tonny Harjono.

Baca Juga: Reis-Class dalam Radar Indonesia, Babak Baru Modernisasi Kekuatan Bawah Laut

Spesifikasi Pesawat M-346 F Block 20

Pesawat M-346 F merupakan varian terbaru dari keluarga jet latih tempur produksi perusahaan Italia, Leonardo. Dirancang sebagai advanced trainer sekaligus light combat aircraft, pesawat ini memiliki kemampuan multiperan yang memungkinkan pelatihan sekaligus simulasi pertempuran nyata.

Beberapa spesifikasi utama:

  • Mesin: Twin-engine turbofan Honeywell/ITEC F124-GA-200, memberikan daya dorong tinggi dan efisiensi bahan bakar.
  • Avionik: Sistem kokpit digital glass cockpit dengan Head-Up Display (HUD), Helmet Mounted Display (HMD), serta kompatibilitas dengan sistem avionik pesawat tempur generasi ke-4 dan ke-5.
  • Sistem Senjata: Dapat dipersenjatai dengan rudal udara-ke-udara, bom pintar, dan kanon eksternal, menjadikannya pesawat latih sekaligus pesawat tempur ringan.
  • Performa: Kecepatan maksimum mendekati Mach 1, radius tempur fleksibel, serta kemampuan manuver tinggi untuk simulasi pertempuran udara.
  • Jam Terbang Global: Hingga kini, M-346 telah mencatat lebih dari 170.000 jam terbang dengan lebih dari 170 unit dipesan oleh berbagai negara di Eropa, Timur Tengah, dan Asia.

Baca Juga: Dari Rafale Menuju Air Superiority, Indonesia Percepat Modernisasi Kekuatan Udara Nasional

Konteks Strategis

Pengadaan ini sejalan dengan rencana kedatangan berbagai alutsista modern, termasuk pesawat tempur Rafale, pesawat angkut Airbus A400M, serta helikopter generasi terbaru. Dengan hadirnya M-346 F, para penerbang TNI AU akan lebih siap menghadapi transisi teknologi dan operasional.

“Platform pelatih ini akan menjadi jembatan penting bagi pilot muda TNI AU untuk menguasai sistem udara tempur generasi berikutnya,” tulis Leonardo dalam keterangan persnya.

Berdasarkan kontrak, pengiriman 12 unit M-346 F ke Indonesia dijadwalkan pada tahun 2030.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.