HANKAM

35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang, Ini Daftarnya

Upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat
Upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat yang dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Jumat (10/7) kemarin. (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM – Sebanyak 35 Kolonel TNI AD pecah bintang dan naik pangkat menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen). Kepastian ini ditandai dengan Upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat yang dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Jumat (10/7) kemarin.

Dilansir dari keterangan Dispenad, Maruli mengatakan kenaikan pangkat tersebut merupakan bentuk penghargaan negara atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian para perwira tinggi dalam mengemban tugas bagi kepentingan bangsa dan negara.

Baca Juga: Kerja Sama dengan Petugas Bandara, Satgas Pasgat Pamtas Gagalkan Penyelundupan Ganja di Sentani

“Pangkat yang disandang bukan sekadar simbol kehormatan, melainkan tanggung jawab yang semakin besar untuk memberikan karya terbaik bagi TNI Angkatan Darat, TNI, bangsa, dan negara,” kata Maruli.

Berikut daftar 35 Kolonel yang resmi berpangkat Brigjen TNI AD

  1. Brigjen TNI Yermia Hendarwoto
  2. Brigjen TNI Andreas Daru Ismantoro
  3. Brigjen TNI dr. Librantoro
  4. Brigjen TNI Wahyu Handoyo
  5. Brigjen TNI Ardianto
  6. Brigjen TNI Hery Setiyanto
  7. Brigjen TNI Yarnedi Mulyadi
  8. Brigjen TNI Setiawan Arismunandar
  9. Brigjen TNI Hery Setiono
  10. Brigjen TNI Nurjanah Suat
  11. Brigjen TNI Heri Wijanarko
  12. Brigjen TNI Rachmady Barungsinang
  13. Brigjen TNI Budi Pamudji
  14. Brigjen TNI Persada Alam
  15. Brigjen TNI I Nyoman Yudhana Dewata Putra
  16. Brigjen TNI Hendra Wulan
  17. Brigjen TNI Amrul Huda
  18. Brigjen TNI Perry Sandhi Sitompul
  19. Brigjen TNI Lukman Hakim
  20. Brigjen TNI Raymond Lambok Malindo S.
  21. Brigjen TNI Raden Yoga Raharja
  22. Brigjen TNI Kamil Bahren Pasha
  23. Brigjen TNI Gilang Lengkana Gumilang T.
  24. Brigjen TNI Kristian Wisnu Wardana
  25. Brigjen TNI Enrico Christianto
  26. Brigjen TNI Yoki Malinton K.
  27. Brigjen TNI Setiya Asmara
  28. Brigjen TNI Bachtiar Susanto
  29. Brigjen TNI Gustiawan Ferdianto
  30. Brigjen TNI Nur Rohman Zein
  31. Brigjen TNI Muhamad Dariyanto
  32. Brigjen TNI Gusti Nyoman Suriastawa
  33. Brigjen TNI Dedik Ermanto
  34. Brigjen TNI Nurdihin Adi Nugroho
  35. Brigjen TNI Wahyu Handoyo
PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.