KSAU Mengudara dengan F-16 dalam Patroli Terkoordinasi TNI AU-RSAF di Selat Singapura

Jakarta, IDM -Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono mengudara dengan pesawat tempur F-16 dalam patroli terkoordinasi (Patkor) bersama TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Angkatan Udara Singapura (Republic of Singapore Air Force/RSAF) pada Rabu (4/11).
Dalam penerbangan tersebut, Tonny terbang backseat bersama Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Roesmin Nurjadin Kolonel Pnb Andri Setiawan. Pesawat F-16 asal Skadron Udara 16 yang mereka awaki terbang bersama F-16 milik RSAF dengan menyusuri kawasan Selat Singapura. Wilayah tersebut merupakan salah satu jalur strategis sekaligus jalur pelayaran dan perdagangan tersibuk di dunia.
Patroli bersama itu merupakan bagian dari operasi Indopura Sakti-26 yang merepresentasikan sinergi serta kolaborasi di antara kedua angkatan udara. Dalam konteks yang lebih strategis, patroli bersama tersebut dapat menjadi sarana bagi TNI AU dan RSAF untuk meningkatkan interoperabilitas, membangun kepercayaan, serta meningkatkan kesiapan dalam menghadapi dinamika di kawasan.

“Melalui operasi Indopura Sakti-26, TNI AU dan RSAF terus mempererat kemitraan strategis dan memperkuat interoperabilitas sebagai kontribusi nyata bagi stabilitas kawasan,” jelas Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara Marsma TNI Feri Yunaldi, dikutip dari siaran persDispenau, Kamis (5/11).
Selain patroli bersama, Marsekal Tonny juga melaksanakanMeet-in-the-Airbersama Chief of Air Force (CAF) RSAF Major General Kelvin Fan sebagai simbol atas eratnya hubungan di antara kedua angkatan udara.
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































