HANKAM

Miliki Kemampuan Jelajah Luas, TNI AU Optimalkan Pantauan Udara Karhutla dengan F-16

Pesawat tempur F-16
Pesawat tempur F-16 Skadron Udara 16 melakukan pemantauan udara wilayah terdampak karhutla di Provinsi Riau. (Foto: Dok. Instagram @lanud_roesmin_nurjadin)

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengoptimalkan pemantauan udara wilayah yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau dengan mengerahkan pesawat tempur F-16.

Melansir Penerangan Lanud Roesmin Nurjadin (RSN), Selasa (8/9), pemantauan udara tersebut dilakukan setiap hari, bersamaan dengan kegiatan latihan terbang yang merupakan program rutin Skadron Udara 16.

Baca Juga: Detik-detik Satgas Gabungan Sergap Ladang Ganja di Papua, Deteksi lewat Drone

Dengan kemampuan jelajah dan cakupan wilayah yang luas, pesawat F-16 dapat membantu memantau kondisi sejumlah wilayah di Provinsi Riau, khususnya wilayah dengan potensi munculnya titik-titik kebakaran. Hasil pengamatan tersebut nantinya dapat menjadi sarana deteksi awal apabila ditemukan indikasi kebakaran di sejumlah lokasi.

Pesawat tempur F-16
Wilayah terdampak Karhutla di Provinsi Riau dipantau menggunakan pesawat tempur F-16 Skadron Udara 16. (Foto: Dok. Instagram @lanud_roesmin_nurjadin)

Temuan selama penerbangan kemudian disampaikan kepada Dinas Operasi Lanud Roesmin Nurjadin. Selanjutnya, informasi tersebut dikoordinasikan dengan BPBD Provinsi Riau untuk menjadi dasar bagi pihak terkait dalam menentukan respons terhadap potensi maupun kejadian Karhutla di lapangan.

Upaya deteksi dan penyampaian informasi tersebut menjadi bagian dari peran Lanud Roesmin Nurjadin yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Karhutla di Provinsi Riau. Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris mengatakan pihaknya akan terus memperkuat koordinasi dengan berbagai unsur dalam penanganan Karhutla.

Baca Juga: TNI AU-US PACAF Mulai Latma Cope West 2026, Asah Kemampuan Angkut Taktis dengan C-130

“Penanganan Karhutla membutuhkan sinergi dan koordinasi seluruh pihak. Oleh karena itu, Lanud Roesmin Nurjadin akan terus memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Riau, BPBD Riau, jajaran TNI-Polri, serta seluruh unsur yang tergabung dalam Satgas Karhutla,” pungkas Abdul Haris.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.