TEKNOLOGI

Bersandar di Jakarta, Ini Spesifikasi Kapal Perang RFS Marshal Shaposhnikov Rusia

Kapal perang RFS Marshal Shaposhnikov (543)
Kapal perang RFS Marshal Shaposhnikov (543) dan kapal perusak Admiral Tributs (564) Angkatan Laut Rusia yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta (IDM/Septo Kun Wijaya)

Jakarta, IDM – Kapal perang RFS Marshal Shaposhnikov menjadi salah satu armada Angkatan Laut Rusia yang dikerahkan untuk misi kunjungan persahabatan di Jakarta, dari 30 September hingga 4 Oktober 2026.

Kapal era Uni Soviet ini merupakan fregat serbaguna dari detasemen Armada Pasifik Rusia yang dimodernisasi. Bernomor lambung 543, kapal ini dinamakan untuk menghormati Marsekal Uni Soviet Boris Mikhailovich Shaposhnikov (1882-1945).

Baca Juga: Tank Boat Antasena Perkuat Pertahanan Perairan Dangkal Indonesia

Dengan lebar 19 meter, draft 7,8 meter dan panjang 163 meter, kapal kelas Udaloy ini dapat berbobot penuh mencapai 7.480 ton. Ditenagai 4 turbin gas (2 turbin gas jelajah dan 2 turbin gas dengan afterburner), kapal mampu melaju hingga 30 knot atau sekitar 55,5 km per jam.

Dalam kecepatan 14 knot, daya jelajah kapal ini hingga 6.882 mil laut. Awak kapal terdiri dari 220 orang termasuk 29 perwira dan dikomandani oleh Captain 1st Rank Merkulov Sergey Viktorovich.

Baca Juga: AAV M-35 vs LVT-7: Mengapa Ranpur Amfibi Baru Marinir Lebih Canggih?

Persenjataannya mencakup sistem rudal antikapal selam 'Rastrub' dan rudal Kh-47M2 Kinzhal untuk pertahanan udara. Dilengkapi pula dua artileri laras tunggal 100 mm AK-100 dan empat artileri enam laras 30 mm AK-630 untuk pertahanan jarak dekat.

Kapal perang tersebut juga dilengkapi helikopter antikapal selam Ka-27 Helix untuk mendukung operasi jarak jauh. Kunjungan RFS Marshal Shaposhnikov di Tanjung Priok menjadi simbol memperkuat kerja sama militer kedua negara.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.