HANKAM

Kodaeral I Sasar Desa di Sumut, TNI AL Genjot Ketahanan Pangan Warga

Jajaran TNI AL
Jajaran TNI AL saat meninjau lokasi program ketahanan pangan di wilayah pedesaan Sumatra Utara, Rabu (4/11). Kodaeral I menggenjot pemanfaatan lahan produktif, kolam budidaya ikan, hingga pengelolaan kepiting untuk memperkuat kemandirian ekonomi warga.Dok. Dispen Kodaeral I

Jakarta, IDM- Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I menggencarkan program ketahanan pangan di kawasan pesisir Sumatra Utara. Langkah teritorial ini difokuskan untuk memperkuat kemandirian ekonomi warga desa sekaligus mempererat hubungan institusi militer dengan masyarakat.

Komandan Kodaeral I Laksda TNI Deny Septiana mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Menurutnya, program ini dirancang sebagai langkah strategis untuk menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan warga.

"Kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi momentum strategis untuk membangun semangat kebersamaan, memperkokoh sinergi, serta menghadirkan kontribusi nyata TNI AL dalam menjawab kebutuhan masyarakat," ujar Deny, dikutip dari keteranganDispen Kodaeral I,Kamis (5/11).

Acara sosialisasi tersebut turut dihadiri oleh Wakil Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Laut (Waaster KSAL) Laksma TNI Albertus Agung Priyo Suseno beserta rombongan. Deny menegaskan, institusinya berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat.

"Dengan semangat pengabdian tanpa batas, Kodaeral I terus bergerak, hadir, dan menjadi bagian dari solusi bagi kemajuan bangsa," tambahnya.

Fokus program ketahanan pangan ini dipusatkan di Desa Paluh Kurau dan Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa. Di lokasi tersebut, prajurit bersama warga mengelola lahan produktif untuk sektor pertanian, kolam budidaya ikan, hingga pengembangan budidaya kepiting secara berkelanjutan.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.