IN FRAME

Menhan Sjafrie Terima Kunjungan Menhan Sudan

Hassan Daoud Kabroun Kayan01 / 08
(IDM/Faisal Ramadhan)
GALERI · FOTO 01 / 08
Hassan Daoud Kabroun Kayan

Menhan Sjafrie Terima Kunjungan Menhan Sudan

(IDM/Faisal Ramadhan)

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan Sudan H.E. Lt. Gen. Hassan Daoud Kabroun Kayan tiba dan disambut oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Rabu (9/9). Rangkaian penyambutan diawali dengan upacara penghormatan resmi dan pengumandangan lagu kebangsaan Indonesia dan Sudan. Usai upacara, kedua menteri melakukan pemeriksaan pasukan kehormatan. Sjafrie dan Hassan Daoud kemudian memberikan penghormatan kepada para pahlawan di area Api Suci Kemhan sebelum melanjutkan agenda dengan pertemuan bilateral secara tertutup.

Baca Juga: “Menembak Lorong Hantu” Uji Kemampuan Prajurit Yonif 502 Kostrad di SGS 2026

Pertemuan tersebut membahas upaya peningkatan hubungan dan kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Sudan. Kementerian Pertahanan berharap kerja sama kedua negara dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat bagi kedua pihak.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral dan kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Sudan.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.