Menhan Sjafrie Terima Kunjungan Menhan Sudan
Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan Sudan H.E. Lt. Gen. Hassan Daoud Kabroun Kayan tiba dan disambut oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Rabu (9/9). Rangkaian penyambutan diawali dengan upacara penghormatan resmi dan pengumandangan lagu kebangsaan Indonesia dan Sudan. Usai upacara, kedua menteri melakukan pemeriksaan pasukan kehormatan. Sjafrie dan Hassan Daoud kemudian memberikan penghormatan kepada para pahlawan di area Api Suci Kemhan sebelum melanjutkan agenda dengan pertemuan bilateral secara tertutup.
Baca Juga: “Menembak Lorong Hantu” Uji Kemampuan Prajurit Yonif 502 Kostrad di SGS 2026
Pertemuan tersebut membahas upaya peningkatan hubungan dan kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Sudan. Kementerian Pertahanan berharap kerja sama kedua negara dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat bagi kedua pihak.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral dan kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Sudan.
Hankam

Rapat DPN, Menhan Sjafrie Kumpulkan Kepala BIN, Panglima TNI, Kapolri hingga Kepala Staf Angkatan
Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengumpulkan Wakil Menteri Pertahanan RI, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Panglima TNI, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) hingga tiga kepala staf angkatan di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Senin (2/11). Mereka berkumpul dalam…
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.
























































































