Komandan Korem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Hendro Cahyono, memimpin acara pelepasan masa akhir tugas pengamanan perbatasan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad, pada Senin (28/9).
Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarmed 12/AY/2/2 Kostrad mengamankan 101 pucuk senjata, 355 butir munisi, dan 4 buah bahan peledak di perbatasan Indonesia-Republik Demokratik Timor Leste (RDTL).
Di bulan Juni 2026, TNI AD merotasi atau mengganti tujuh Komandan Kodim (Dandim) di Nusa Tenggara Timur (NTT). Mutasi besar-besaran ini dipimpin langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Hendro Cahyono di Kupang beberapa waktu lalu.
TNI AD menggelar program baru berupa karya bakti skala besar selama 50 hari. Dilansir dari keterangan Penkodam IX/Udayana, Selasa (12/5), program tersebut sekarang sedang berlangsung dengan tema "Bakti TNI AD untuk Rakyat".
Seorang prajurit TNI AD di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yaitu Pembantu Letnan Dua (Pelda) Crestian Namo terancam diberhentikan dengan tidak hormat karena diduga telah melanggar pasal 103 KUHPM (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Militer) yaitu dengan sengaja tidak mentaati perintah kedinasan.
Komandan Korem (Danrem) 161/Wira Sakti Brigjen TNI Hendro Cahyono mengatakan pihaknya tengah menyelidiki dugaan pelanggaran disiplin Pelda Chrestian Namo, ayah dari Prajurit Dua (Prada) Lucky Chepril Saputra Namo yang meninggal dugaan penganiayaan berantai oleh sesama prajurit.
TNI AD melalui Komandan Korem (Danrem) 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Hendro Cahyono memastikan sidang kasus Prada Lucky berjalan transparan sesuai hukum militer yang berlaku.
Sebanyak 19 senjata api (senpi) diserahkan secara simbolis Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI M. Andhy Kusuma kepada Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Hendro Cahyono di Makorem 161/Wira Sakti Kupang beberapa waktu lalu.