Masa Tugas Berakhir di Perbatasan, Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad kembali ke Jawa Timur

Jakarta, IDM – Komandan Korem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Hendro Cahyono, memimpin acara pelepasan masa akhir tugas pengamanan perbatasan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad, pada Senin (28/9).
Pelepasan tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas dedikasi para prajurit dalam menjaga kedaulatan wilayah perbatasan, mencegah aktivitas ilegal, serta membangun hubungan harmonis dengan masyarakat yang telah berjalan selama satu tahun.
Dansatgas Pamtas, Letkol Arh Endis Fahrul Rizal, mengatakan purna tugas bukan sekadar berakhirnya soal penugasan semata.
Baca Juga: Daftar Tokoh TNI yang Dianugerahi Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera
“Ini merupakan wujud keberhasilan prajurit dalam menjalankan amanah negara dengan penuh dedikasi, disiplin, dan tanggung jawab,” kata Dansatgas dilansir dari Penerangan Kostrad, Selasa (6/10).
Setelah upacara, seluruh personel beserta materiil melaksanakan pergeseran pasukan (serpas) menuju markas Yonarhanud 2 di Kota Malang, Jawa Timur.
Dengan serpas yang dilakukan ini menjadi penanda berakhirnya tugas sekaligus momentum membawa semangat pengabdian dan pengalaman selama berada di wilayah perbatasan.
Baca Juga: PDU Baru TNI Adopsi Beskap, Ini Penjelasan Lengkapnya
Keberhasilan Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad mendapat apresiasi dan kebanggaan dari jajaran Korem 161/Wira Sakti.
Dedikasi dan pengabdian yang telah ditorehkan diharapkan menjadi motivasi untuk terus memberikan yang terbaik dalam setiap pelaksanaan tugas.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































