HANKAM

Penerbang Helikopter Caracal TNI AU Uji Kemampuan Water Bombing dari KRI Sriwijaya

Helikopter Caracal
Helikopter Caracal TNI AU yang mendarat di KRI Sriwjaya-100 dalam latihan Shipboard Operation (SBO).Dok. Dispenau

Jakarta, IDM –Para penerbang helikopter Caracal TNI Angkatan Udara (TNI AU) menguji kemampuan mereka dalam melaksanakan operasiwater bombingdari kapal induk Indonesia, KRI Sriwijaya-100 dalam latihanShipboard Operation(SBO), Sabtu (7/11).

Latihan tersebut digelar untuk meningkatkan kesiapan TNI Angkatan Udara dalam melaksanakan operasi militer selain perang (OMSP), khususnya dalam operasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadipsenau) Marsma TNI Feri Yunaldi menjelaskan, selain kemampuan teknis, latihan yang sama sekaligus menegaskan komitmen TNI AU untuk terus meningkatkan kesiapan alat utama sistem persenjataan (alutsista), kemampuan personel, serta koordinasi dan interoperabilitas dengan matra lain.

Helikopter Caracal
Helikopter Caracal TNI AU yang telah dipasangi Bambi Bucket, perangkat untuk mengangkut dan menjatuhkan air dalam operasi pemadaman karhutla.Dok. DispenauDispenau

“Melalui latihan ini, interoperabilitas antarmatra tidak hanya diwujudkan melalui koordinasi pergerakan unsur udara dan laut, tetapi juga melalui kesamaan prosedur, komunikasi, serta kemampuan bekerja secara terpadu dalam mendukung keberhasilan misi,” jelas Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI Feri Yunaldi, dikutip dari siaran persDispenau, Minggu (8/11).

Dalam latihan itu, TNI Angkatan Udara mengerahkan dua helikopter Caracal asal Skadron Udara 8. Latihan dipimpin langsung oleh Asops KSAU Marsda TNI Jorry S. Koloay, didampingi oleh Komandan Grup 2 Heli Marsma TNI A. F. Picaulima.

Skenario latihan dimulai dengan Caracal yang lepas landas dari Lanud Atang Sendjaja (ATS), Bogor menuju pusat komando operasi di KRI Sriwijaya-100. Selanjutnya, kedua helikopter TNI AU tersebut melanjutkan penerbangan menuju Koarmada I. Di sana, Caracal kemudian dipasangi dengan perangkat pendukung pemadaman kebakaran dari udara berupa Bambi Bucket.

Perangkat itu berupa ember raksasa atau kantung air fleksible yang digantungkan di bawah helikopter dengan menggunakan kabel(sling).Setelah itu, helikopter mengudara menuju Danau Sunter untuk melakukan pengisian air(water loading)dan pelepasan air(water release)di Pulau Edam.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.