POLKAM

Dua Prajurit Gugur saat Padamkan Karhutla, Menko Polkam: Mereka Patriot Bangsa dan Pejuang Kemanusiaan

Dudung Abdurachman
Menko Polkam Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman.Dok. Kemenko Polkam

Jakarta, IDM- Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman menyampaikan dukacita mendalam atas gugurnya dua prajurit TNI dalam menjalankan tugas penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah.

Kedua prajurit, yakni Letkol Cpn (Anm.) Dudi Firmansyah dan Kapten Cpn (Anm.) Nurhafiz Akbar.

Dudung menegaskan, pengorbanan kedua prajurit merupakan bentuk nyata pengabdian kepada bangsa dan negara.

Mereka gugur ketika menjalankan misi kemanusiaan untuk melindungi masyarakat dari ancaman karhutla sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Dudung juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan Serda Heri Prasetyo yang hingga kini masih dalam pencarian agar segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Menurut Dudung, gugurnya para personel dalam operasi penanggulangan karhutla menjadi pengingat bahwa tugas melindungi masyarakat tidak jarang menuntut pengorbanan besar, bahkan nyawa.

Ia juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya sejumlah petugas dan relawan penanggulangan karhutla di Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan sepanjang 2026.

Dudung menyebut para korban sebagai patriot bangsa dan pejuang kemanusiaan yang telah menunjukkan keberanian, dedikasi, serta ketulusan dalam menjalankan tugas.

"Selamat jalan, para patriot bangsa. Jasa dan pengabdiannya akan senantiasa dikenang," ungkap Dudung.

Pemerintah, lanjutnya, memberikan penghormatan dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh petugas dan relawan yang telah gugur saat menjalankan misi kemanusiaan.

Dudung juga mendoakan agar seluruh korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Sementara itu, keluarga yang ditinggalkan diharapkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi kehilangan tersebut.

Ia menegaskan, semangat pengabdian para petugas yang gugur harus menjadi teladan bagi seluruh elemen bangsa dalam menjalankan tanggung jawab melindungi rakyat, bangsa, dan negara.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Pemakaman Militer 1

KSAD Pimpin Pemakaman Militer Kapten Cpn (Anumerta) Nurhafiz

KSAD Jenderal TNI Tandyo Budi Revita memimpin upacara pemakaman militer Kapten Cpn (Anumerta) Nurhafiz, prajurit Puspenerbad yang gugur saat menjalankan misi pemadaman Karhutla di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.