CVR Mi-17 Ditemukan, Investigasi Kecelakaan di Seruyan Masuki Tahap Penting

Jakarta, IDM –Tim gabungan berhasil menemukanCockpit Voice Recorder(CVR) helikopter Mi-17 di perairan Kuala Pembuang, Desa Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Minggu (8/11).
Penemuan perangkat perekam suara kokpit menjadi perkembangan penting bagi proses investigasi kecelakaan helikopter milik Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat (Puspenerbad).
CVR merupakan perangkat yang menyimpan rekaman percakapan dan komunikasi di dalam kokpit.
Keberadaannya merupakan elemen penting dalam membantu investigator merekonstruksi situasi penerbangan sebelum terjadinya kecelakaan.
Operasi pencarian dilaksanakan setelah Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin memerintahkan tim gabungan melanjutkan pencarian dengan fokus menemukan perangkat.
Dipimpin Kasi Ops Korem 102/Pjg Kolonel Inf Abdul Jamal Husin, operasi dimulai sekitar pukul 05.00 WIB.
Hanya berselang sekitar dua jam, tepatnya pukul 07.05 WIB, tim berhasil menemukan CVR di lokasi pencarian.
Operasi tersebut melibatkan personel penyelam Tim SAR Penyelam TNI KOPPEBA di bawah pimpinan Kolonel Laut (S) Suwandi, bersama personel Penerbad dan Basarnas.
Keberhasilan pencarian tidak terlepas dari upaya personel menghadapi kondisi perairan yang sulit.
Arus yang cukup kuat, air keruh, kondisi dasar perairan berlumpur, serta jarak pandang yang sangat terbatas menjadi tantangan tersendiri bagi para penyelam.
Meski begitu, seluruh unsur yang terlibat tetap melanjutkan operasi dengan mengutamakan koordinasi dan keselamatan personel.
Setelah ditemukan, perangkat tersebut langsung diserahkan kepada Tim Investigasi Puspenerbad untuk menjalani tahapan pemeriksaan lebih lanjut.
Melalui pemeriksaan CVR, investigator diharapkan dapat memperoleh informasi mengenai komunikasi awak pesawat, peringatan yang mungkin terdengar di kokpit, serta situasi yang berkembang menjelang terjadinya kecelakaan.
Namun, hasil pemeriksaan perangkat tersebut nantinya perlu dikorelasikan dengan bukti dan temuan teknis lainnya agar penyebab kecelakaan dapat diketahui secara komprehensif.
Pangdam XXII/Tambun Bungai mengapresiasi kerja keras seluruh personel gabungan yang terlibat dalam pencarian.
Ia menilai keberhasilan menemukan perangkat tersebut merupakan hasil kerja sama, dedikasi, dan ketekunan seluruh unsur di lapangan.
Hankam

CVR Mi-17 Ditemukan, Investigasi Kecelakaan di Seruyan Masuki Tahap Penting
Tim gabungan TNI dan Basarnas berhasil menemukan Cockpit Voice Recorder (CVR) helikopter Mi-17 milik Puspenerbad di perairan Seruyan, Kalimantan Tengah, guna mendukung proses investigasi kecelakaan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.













































































