DPR Desak Evaluasi Total Operasi Karhutla Usai Kecelakaan Helikopter Mi-17 di Kalteng

Jakarta, IDM –Kecelakaan helikopter Mi-17V5 yang tengah menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, menjadi perhatian serius Komisi I DPR RI.
Pemerintah diminta segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan operasi karhutla, khususnya terkait standar keselamatan penerbangan dan perlindungan personel.
Anggota Komisi I DPR RI, Nurul Arifin, menilai insiden yang terjadi pada Rabu (4/11), harus menjadi momentum untuk meninjau kembali seluruh aspek pelaksanaan operasi pemadaman karhutla.
Evaluasi tidak hanya menyangkut kondisi teknis armada, tetapi juga kesiapan personel hingga penerapan prosedur operasional di lapangan.
Nurul menyampaikan belasungkawa atas gugurnya tiga prajurit dalam insiden helikopter Mi-17V5 tersebut.
Ia menilai pengorbanan almarhum merupakan wujud dedikasi dan pengabdian kepada negara dalam menjalankan misi kemanusiaan untuk melindungi masyarakat dan lingkungan.
“Saya menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya tiga prajurit saat menjalankan tugas pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah. Pengorbanan mereka merupakan bentuk dedikasi dan pengabdian kepada negara,” ujar Nurul.
Nurul berharap lima kru yang berhasil selamat segera pulih setelah mendapatkan penanganan medis.
Menurutnya, misi penanggulangan Karhutla merupakan tugas kemanusiaan dengan tingkat risiko tinggi.
Oleh karena itu, keselamatan personel harus menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pelaksanaan operasi.
“Saya juga berharap lima kru yang selamat segera pulih. Keselamatan para petugas yang menjalankan misi kemanusiaan harus menjadi perhatian utama,” katanya.
Lebih lanjut, Nurul menegaskan pengabdian para petugas di lapangan harus diimbangi dengan jaminan perlindungan dan dukungan keselamatan yang memadai.
Pemerintah bersama seluruh instansi terkait perlu memastikan setiap armada yang digunakan memenuhi standar kelayakan serta seluruh prosedur keselamatan dijalankan secara optimal.
Ia mengingatkan, operasi pemadaman karhutla tidak boleh hanya berorientasi pada pencapaian target pemadaman, tetapi juga harus memperhitungkan keselamatan seluruh personel yang terlibat.
“Jangan sampai pengabdian untuk melindungi masyarakat dan lingkungan tidak diimbangi dengan perlindungan serta dukungan keselamatan yang memadai,” tegas legislator dari daerah pemilihan Jawa Barat I tersebut.
Hankam

Sehari Setelah Dievakuasi, KSAD Pimpin Langsung Pemakaman Militer Sertu (Anumerta) Heri Prasetyo
Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Tandyo Budi Revita memimpin langsung upacara pemakaman militer Sertu (Anumerta) Heri Prasetyo di Trenggalek, prajurit TNI AD yang gugur saat menjalankan misi pemadaman karhutla di Kalimantan Tengah.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.


























































































