POLKAM

Presiden Prabowo Dorong ASEAN Satu Suara Lindungi Warga dan Jaga Perdamaian Kawasan

Presiden Prabowo Subianto
Presiden Prabowo Subianto dalam sesi pleno di KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina. (Foto: Dok. Setpres/BPMI)

Jakarta, IDM - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya perlindungan warga negara sebagai prioritas utama negara-negara ASEAN di tengah meningkatnya dinamika geopolitik global.

Dalam pidatonya pada sesi pleno KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, Presiden Prabowo juga menyerukan penguatan peran ASEAN sebagai kekuatan kolektif dalam menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.

Menurut Presiden Prabowo, negara-negara ASEAN saat ini memiliki jutaan warga yang tinggal, bekerja, maupun menempuh pendidikan di luar negeri sehingga dibutuhkan koordinasi dan kerja sama yang lebih erat dalam menghadapi berbagai situasi darurat.

“Perlindungan warga negara kita harus tetap menjadi prioritas utama,” ujar Presiden Prabowo di Mactan Expo, Cebu.

Baca Juga: Presiden Prabowo Terbang ke Filipina Hadiri KTT ASEAN, Perkuat Soliditas Kawasan

Presiden menilai ASEAN perlu memiliki pendekatan bersama dalam menangani perlindungan warga negara, termasuk dalam proses evakuasi di wilayah konflik maupun situasi krisis kemanusiaan.

Indonesia, kata Prabowo, siap bekerja sama secara intensif dengan seluruh negara anggota ASEAN untuk memperkuat sistem perlindungan tersebut.

“Saya pikir kita harus memiliki pendekatan ASEAN yang sama. Indonesia bersedia bekerja sama erat dengan rekan-rekan kita dari ASEAN,” tutur Kepala Negara.

Dalam forum tersebut, Presiden Prabowo juga menyoroti pentingnya penghormatan terhadap mandat pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Baca Juga: Presiden Prabowo Gunakan Maung di KTT ASEAN, Simbol Industri Pertahanan RI Mendunia

Presiden menyebut keselamatan personel penjaga perdamaian harus dihormati oleh semua pihak yang terlibat konflik.

“Kita telah kehilangan prajurit Indonesia yang bertugas bersama Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan kita menuntut akuntabilitas bahwa tugas-tugas penjaga perdamaian harus dihormati oleh semua pihak,” tegasnya.

Presiden Prabowo turut mengapresiasi semangat solidaritas negara-negara ASEAN, termasuk langkah Singapura yang menawarkan kerja sama evakuasi warga negara antarnegara ASEAN.

Menurut Prabowo, kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa ASEAN memiliki kekuatan kebersamaan dalam menghadapi tantangan global.

Tak hanya itu, Prabowo juga mengatakan pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional dan perlindungan masyarakat sipil.

Baca Juga: KTT ASEAN, Presiden Prabowo Serukan Prinsip Non-Blok demi Jaga Stabilitas Kawasan

ASEAN, menurutnya, harus tampil dengan suara politik yang kuat dan kolektif dalam menyikapi berbagai pelanggaran hukum internasional.

“Dalam melindungi warga sipil kita, ASEAN harus berbicara dengan satu suara. Kita harus menuntut semua pihak untuk menjunjung tinggi hukum internasional dan memajukan akuntabilitas atas pelanggaran,” ujar Ketua Umum Partai Gerindra itu.

Menutup pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa dialog, kerja sama, dan kolaborasi merupakan fondasi utama ASEAN dalam menjaga stabilitas kawasan dan menciptakan kesejahteraan masyarakat.

“Tidak akan ada kemakmuran tanpa perdamaian. Tidak akan ada perdamaian tanpa dialog dan kerja sama,” pungkasnya. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.