Menko Polkam Dudung Terima Dubes Arab Saudi, Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Keamanan

Jakarta, IDM – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman menerima kunjungan Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah H. Amodi, di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Selasa (13/10).
Pertemuan dilakukan untuk memperkuat hubungan bilateral kedua negara, khususnya dalam bidang politik dan keamanan.
Menko Polkam maupun Dubes Arab bertemu di tengah momentum 76 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Arab Saudi.
Baca Juga: Presiden Prabowo Soroti Ancaman Perang Hibrida dan Drone, TNI-Polri Diminta Perkuat Profesionalisme
Kedua negara menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan kemitraan strategis melalui peningkatan koordinasi, dialog, serta penguatan mekanisme kerja sama antarpemerintah.
Salah satu agenda yang dibahas adalah penguatan kerja sama melalui Dewan Koordinasi Tertinggi (DKT) RI–Arab Saudi.
Dalam pertemuan itu, Dudung dan Faisal Abdullah H. Amodi juga membahas rencana pelaksanaan Pertemuan Pertama Komite Politik dan Keamanan DKT RI–Arab Saudi. Jadwal pertemuan tersebut akan dikoordinasikan kembali oleh kedua negara dengan mempertimbangkan perkembangan situasi terkini.
Penyesuaian jadwal menjadi bagian dari koordinasi diplomatik kedua pihak agar agenda kerja sama dapat dilaksanakan dengan memperhatikan dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang.
Baca Juga: BNPB Kerahkan Operasi Darat dan Udara, 639 Hektare Karhutla Masih Ditangani
Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mempererat kemitraan strategis dengan Arab Saudi guna mendukung stabilitas dan keamanan bersama.
Dengan hubungan diplomatik yang telah terjalin selama lebih dari tujuh dekade, Indonesia dan Arab Saudi memiliki landasan untuk terus mengembangkan dialog politik dan keamanan.
Penguatan DKT diharapkan dapat membuka ruang koordinasi yang lebih terarah dalam merespons tantangan regional maupun internasional.
Hankam

Lagi-lagi WNA India Selundupkan Serbuk Emas Lewat Perut di Juanda, Kali Ini 2,1 Kg Disikat TNI AL
Aksi penyelundupan serbuk emas ilegal di Bandara Internasional Juanda kembali terbongkar. Kali ini, petugas gabungan TNI AL menggagalkan upaya penyelundupan seberat 2,1 kilogram yang disembunyikan di dalam perut oleh dua warga negara asing asal India.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































