POLKAM

Presiden Prabowo Tegaskan Mesir Punya Tempat Istimewa dalam Sejarah Kemerdekaan Indonesia

Presiden Prabowo Subianto
Presiden Prabowo tegaskan Mesir punya tempat istimewa dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. (Foto: Dok. Setpres/BPMI)

Jakarta, IDM – Presiden Prabowo Subianto menegaskan kedekatan historis Indonesia dan Mesir yang telah terjalin sejak perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia.

Hubungan panjang kedua negara menjadi fondasi untuk memperkuat persahabatan dan memperluas kerja sama di tengah dinamika hubungan internasional.

Pesan itu disampaikan Prabowo saat menjamu Presiden Republik Arab Mesir Abdel Fattah El-Sisi dalam jamuan santap siang kenegaraan di Istana Negara, Jakarta, Minggu (11/10).

Jamuan itu menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan El-Sisi ke Indonesia.

Baca Juga: Presiden Prabowo Buka Peluang Prajurit Berkacamata: Boleh, tapi dia Pintar

Prabowo menyampaikan apresiasi atas kunjungan El-Sisi sekaligus mengingatkan kembali peran penting Mesir dalam sejarah diplomasi Indonesia, terutama ketika Indonesia memperjuangkan pengakuan kemerdekaan di dunia internasional.

"Saya menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya atas kunjungan yang mulia. Hubungan Indonesia dan Mesir sudah terjalin sangat lama. Indonesia tidak lupa, Mesir merupakan negara pertama yang mengakui kemerdekaan Republik Indonesia, mendukung perjuangan kemerdekaan Indonesia, dan bersama-sama Indonesia dan Mesir merintis gerakan nonblok, non-aligned movement,” ujar Prabowo.

Hubungan Indonesia–Mesir, kata Prabowo, tidak semata-mata dibangun melalui kepentingan diplomatik masa kini.

Kedua negara memiliki rekam jejak solidaritas yang telah terbentuk sejak Indonesia memperjuangkan kedaulatan dan pengakuan sebagai negara merdeka.

Baca Juga:

Bagi Indonesia, dukungan Mesir dalam periode awal kemerdekaan menjadi bagian penting dari sejarah diplomasi luar negeri.

Ikatan juga diperkuat oleh keterlibatan kedua negara dalam Gerakan Nonblok yang mengusung prinsip kemandirian di tengah persaingan kekuatan-kekuatan besar dunia.

Prabowo menilai kunjungan El-Sisi memiliki arti penting untuk menjaga kesinambungan hubungan tersebut.

Ia mengungkapkan pertemuan bilateral yang berlangsung sebelumnya telah membahas sejumlah isu penting dan menghasilkan kesepakatan untuk memperkuat hubungan kedua negara.

Baca Juga: Presiden Prabowo Soroti Ancaman Perang Hibrida dan Drone, TNI-Polri Diminta Perkuat Profesionalisme

“Untuk itu kunjungan Yang Mulia merupakan kunjungan yang sangat penting. Tadi dalam pertemuan kita telah membahas hal-hal penting, kita telah mencapai kesepakatan-kesepakatan penting,” tutur Prabowo.

Sementara itu, El-Sisi menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan pemerintah Indonesia. Ia menegaskan komitmen kedua negara untuk memperkuat kerja sama melalui berbagai kesepakatan yang telah dicapai dalam kunjungan tersebut.

“Pada kesempatan ini kami telah melakukan berbagai kesepakatan bersama antara Indonesia dan Mesir, kerja sama yang kuat antara Indonesia dan Mesir. Kami ingin menyampaikan terima kasih kepada Yang Mulia Bapak Presiden. Terima kasih banyak atas penyambutan yang sangat hangat ini. Semoga Allah menjaga negara Yang Mulia Bapak Presiden,” ujar El-Sisi.

Prabowo maupun El-Sisi sama-sama terus mempertahankan hubungan persahabatan yang telah terbentuk selama puluhan tahun sekaligus menjadikannya pijakan bagi penguatan kemitraan pada masa mendatang.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.