Pimpin Apel Gelar Pasukan, Menko Polkam Beri Dukungan Logistik hingga Moril untuk Para Prajurit

Jakarta, IDM - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago memimpin apel gelar pasukan yang dilaksanakan di Lapangan Ikada, Monas pada Senin pagi (20/10).
Tak hanya pimpin apel gelar pasukan, Djamari juga memberi dukungan logistik hingga moril kepada tiga ribuan personel dari berbagai satuan TNI dan Polri.
Apel gelar pasukan tersebut dikomandani oleh Danbrigif 1/JS ini diikuti oleh pasukan cadangan P5 TNI dari Yonarmed 5 Dam III, Yonif 310 Dam III, TNI AL, dan TNI AU.
Baca Juga: Bertemu Ketum Partai, Menhan: Kita Jaga Kedaulatan Negara
Selain itu, terdapat juga BKO Kodam Jaya dan Kodam Jaya serta polisi.
Dalam sambutannya, Djamari menuturkan dirinya datang menghampiri prajurit karena memiliki kesamaan.
“Kesamaan tanggung jawab kita untuk tetap menjaga situasi tetap aman, supaya semua berjalan dengan baik dalam rangka menuju ke tujuan yang lebih besar dan lebih bagus,” tegas Djamari.
Baca Juga: Indeks Keamanan Laut Nasional jadi Instrumen Penting Wujudkan Indonesia Emas 2045
“Kita punya tanggung jawab yang sama, Anda punya tanggung jawab, saya punya tanggung jawab, Wapang juga punya tanggung jawab, dan semua punya tanggung jawab yang sama untuk itu,” tambahnya.
Djamari menyebut dirinya sebagai prajurit karena pada saat dilantik pertama menjadi tentara, dirinya juga disumpah prajurit yang setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bersendikan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
“Sumpah kita sama, 1, 2, 3, 4, 5, sampai yang kelima, menjaga rahasia tentara yang sekeras-kerasnya,” ungkapnya.
Baca Juga: Kemenko Polkam: Jaga Netralitas di Tengah Perang, Tetap Humaniter tanpa Dianggap Berpihak
Meski telah pensiun, kata Djamari, sumpah tersebut tidak pernah dicabut dan melekat pada dirinya sebagai seorang prajurit.
Hal itulah yang menjadi alasan Djamari untuk datang dengan memberi dukungan logistik dan moril untuk para prajurit yang bertugas.
“Saya ucapkan terima kasih, kalian siap dan kalian adalah cadangan yang dipegang oleh Panglima TNI,” ujarnya. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































