Pasok Komponen Drone ke Iran, AS Sanksi Perusahaan Cina

Jakarta, IDM – Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi terbaru pada sekelompok perusahaan Cina yang memasok komponen drone ke industri pertahanan Iran. Drone Shahed-136 ini terbukti telah digunakan Rusia dalam invasinya di Ukraina.
Dilansir dari Reuters, Jumat (10/3), Departemen Keuangan AS menargetkan lima perusahaan Cina yang terlibat dalam penjualan ribuan komponen drone ke manufaktur senjata Iran. Sanksi yang diberikan akan melarang semua pihak terlibat untuk berbisnis dan mengakses properti atau aset keuangan yang disimpan di AS.
Baca Juga: Korut Sebut AS Ancam Stabilitas Keamanan Internasional
"Iran secara langsung terlibat, menjatuhkan korban sipil yang diakibatkan oleh penggunaan UAV (drone) Iran oleh Rusia di Ukraina. AS akan terus menargetkan jaringan global Iran yang memasok Rusia dengan UAV untuk digunakan dalam perang di Ukraina,” ujar Wakil Menteri Keuangan AS untuk Terorisme dan Intelijen Keuangan Brian E. Nelson.
Sebelumnya, Iran telah mengakui bahwa mereka mengekspor drone ke Rusia namun jauh sebelum invasi dimulai pada Februari 2022. Sedangkan, pihak Pemerintahan Putin menolak tuduhan bahwa negaranya telah menggunakan drone Iran dalam melancarkan agresinya di Ukraina.
Baca Juga: Taiwan Curigai Cina Sabotase Kabel Internet Bawah Laut
Sanksi terbaru ini muncul setelah AS memperingati konsekuensi jika Cina memasok persenjataan ke Rusia. Meskipun begitu, Cina mengklaim bahwa pihaknya tidak terlibat dalam konfrontasi apapun dan menganggap Pemerintahan Biden lah yang terus memperpanjang konflik dengan pasokan senjata tiada henti ke Ukraina. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































