CENTCOM Bantah Iran Hancurkan USV di Hormuz

Jakarta, IDM – Komando Pusat Amerika Serikat (US Central Command/CENTCOM) membantah klaim bahwa Iran telah menghancurkan kapal permukaan nirawak (unmanned surface vessels/USV) milik Washington di Selat Hormuz.
"Semua kapal permukaan militer nirawak AS di Timur Tengah telah terdata, termasuk satu skuadron drone laut canggih yang berpatroli di Selat Hormuz untuk mendukung lapisan pertahanan CENTCOM," tulis CENTCOM melalui platform X, Sabtu (31/10).
Baca Juga: Ini Sanksi untuk Letda AG Tersangka Penembak Prajurit Kopassus Letda Inf Jihad Ahmad
Sebelumnya, Angkatan Laut Iran mengklaim telah menghancurkan "kapal nirawak musuh" yang beroperasi di sebelah timur Selat Hormuz, tanpa mengidentifikasi jenis kapal maupun operatornya.
Angkatan Laut Iran juga mengatakan bahwa dua kapal tanker terbakar akibat menabrak ranjau laut setelah berlayar di Selat Hormuz. Hal itu diungkapkan setelah Juru Bicara Korps Garda Revolusi Islan Iran (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) Hossein Mohebi menuntut bukti klaim CENTCOM bahwa Hormuz telah bebas dari ranjau dan ribuan kapal komersial telah melintasi jalur tersebut dengan aman.
Dalam pernyataan terpisah, Komandan CENTCOM Brad Cooper menyatakan bahwa Selat Hormuz bebas dari ancaman Iran karena semua kapal militer telah ditenggelamkan, sebagai bagian dari operasi blokade maritim.
Baca Juga: Presiden Prabowo Beri Tanda Kehormatan Samkaryanugraha kepada Empat Satuan TNI AU
"Saat terbang melintasi selat tersebut, saya melihat puluhan kapal komersial dari berbagai jenis mulai dari kapal kargo dan kapal minyak mentah, hingga kapal pengangkut gas alam cair. Saya juga melihat aset-aset AS, baik di udara maupun di perairan," ujar Cooper.
“Inilah yang tidak saya lihat. Saya sama sekali tidak melihat IRGC di sana... Mereka tidak ada di sana karena seluruh angkatan laut Iran kini berada di dasar laut,” jelasnya.
Hankam

Lagi-lagi WNA India Selundupkan Serbuk Emas Lewat Perut di Juanda, Kali Ini 2,1 Kg Disikat TNI AL
Aksi penyelundupan serbuk emas ilegal di Bandara Internasional Juanda kembali terbongkar. Kali ini, petugas gabungan TNI AL menggagalkan upaya penyelundupan seberat 2,1 kilogram yang disembunyikan di dalam perut oleh dua warga negara asing asal India.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































