Tinjau Pembangunan Kapal Perang, Presiden Korut Serukan Peningkatan Kekuatan Tempur

Jakarta, IDM- Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un memerintahkan industri pertahanan untuk meningkatkan kekuatan tempur angkatan laut ketika meninjau progres pembangunan kapal perang di Galangan Kapal Nampho.
"Merupakan kebutuhan vital dan penting saat ini untuk segera meningkatkan kekuatan tempur permukaan dan bawah laut untuk mempertahankan kedaulatan nasional di laut di tengah berbagai ancaman," ujar Kim melansirKCNA, Rabu (4/11).
Kim disebut menyatakan "kepuasan yang besar" saat meninjau pembangunan kapal perang tersebut. Meskipun tidak diungkapkan spesifikasi kapal, KCNA menyebut kapal itu "dirancang untuk melaksanakan misi operasionalnya yang kompleks dengan mempertimbangkan peperangan masa kini."

KCNA merilis berbagai foto, salah satunya menunjukkan sebagian lambung kapal yang nampak termasuk dalam kelas 10.000 ton. Kim sebelumnya mengungkapkan rencana untuk membangun kapal perang berukuran besar.
Rencana itu Kim ungkapkan saat upacara peresmian kapal perusak Choe Hyon berbobot 5.000 ton pada 23 Juni lalu. Kim ingin membangun dua kapal perang setiap tahun dari kelas Choe Hyon atau lebih besar, termasuk kapal kelas 10.000 ton.
"Korut tampaknya telah memperlihatkan, untuk pertama kalinya, lokasi pembangunan kapal baru yang diyakini sebagai kapal penjelajah berbobot 10.000 ton," kata Shin Jong-woo, sekjen Forum Pertahanan dan Keamanan Korea yang berbasis di Seoul, melansirYonhap.
Hankam

Puluhan Ribu Personel TNI Geser ke Jakarta, Mabes TNI: Kami Dituntut Siap Siaga
Markas Besar TNI angkat bicara soal informasi pergerakan puluhan ribu personel TNI dari luar Jakarta menuju Ibu Kota. Informasi itu telah beredar lewat pesan berantai di media sosial.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































