Presiden Korut Perintahkan Komandan Militer Tingkatkan Kesiapan Tempur

Jakarta, IDM – Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un memerintahkan para komandan untuk mengintensifkan latihan militer dan meningkatkan kesiapan tempur. Ia menegaskan, hal itu merupakan tugas utama mereka bagi negara.
Melansir KCNA, Rabu (28/10), Kim menyampaikan perintah tersebut usai bertemu dengan para pemimpin kompi Angkatan Bersenjata Korut atau Korean People's Army (KPA).
Baca Juga: Lebanon Minta AS agar Israel Berhenti Menyerang
"Tugas revolusioner utama para pemimpin kompi adalah menyelesaikan persiapan tempur unit mereka agar sepenuhnya siap berperang. Dan cara pelaksanaannya adalah dengan melakukan peningkatan radikal dalam pelatihan yang berat dan intensif," kata Kim.
Ia menyerukan kepada para komandan untuk membuktikan kesetiaan mereka melalui "kesuksesan yang membanggakan dalam menjadikan kompi setara seratus orang dengan keyakinan revolusioner yang teguh, semangat patriotik, dan keberanian heroik serta efisiensi tempur yang tak tertandingi".
Baca Juga: Dalam Sepekan, Ranjau hingga UXO Disingkirkan di Yaman
Pernyataan Kim muncul di tengah meningkatnya ketegangan dengan Korea Selatan, yang dipicu oleh ledakan ranjau pada bulan lalu di Zona Demiliterisasi. Pemerintah Korsel menyatakan bahwa insiden yang melukai tiga tentara Seoul itu itu disebabkan oleh ranjau yang dipasang Korut.
Namun, otoritas Korut membantah tuduhan itu dan belum menanggapi permintaan Seoul untuk menempuh jalur diplomatik. Kedua pihak pun telah menulis surat kepada Dewan Keamanan PBB dan menyampaikan penjelasan mereka tentang insiden tersebut.
Hankam

Lagi-lagi WNA India Selundupkan Serbuk Emas Lewat Perut di Juanda, Kali Ini 2,1 Kg Disikat TNI AL
Aksi penyelundupan serbuk emas ilegal di Bandara Internasional Juanda kembali terbongkar. Kali ini, petugas gabungan TNI AL menggagalkan upaya penyelundupan seberat 2,1 kilogram yang disembunyikan di dalam perut oleh dua warga negara asing asal India.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































