Korut Uji Coba Rudal Jelajah hingga Drone Kamikaze

Jakarta, IDM – Korea Utara (Korut) menguji coba sejumlah persenjataan termasuk rudal jelajah, drone kamikaze hingga sistem peluncur roket multilaras (multiple launch rocket system/MLRS) kaliber 600 millimeter.
Baca Juga: AS Klaim Selat Hormuz Bebas Ranjau, Iran Tuntut Bukti
Uji coba itu merupakan bagian dari pameran bertajuk 'Unmanned Aeronautical Technology Development-2026' yang dihadiri oleh Presiden Korut Kim Jong-un. Sejumlah persenjataan yang diluncurkan itu disebut berhasil mengenai target dengan tingkat akurasi 100 persen.
"Kekuatan pada hakikatnya berarti perdamaian, dan perdamaian hanya dapat dijamin oleh kekuatan. Ini adalah logika dasar yang diperlukan untuk bertahan hidup di dunia yang penuh dinamika saat ini. Para ilmuwan di negara kita harus berupaya sekuat tenaga untuk mencapai hasil yang luar biasa dalam pengembangan teknologi penerbangan nirawak serta kecerdasan buatan (AI) untuk pertahanan nasional," ujar Kim, melansir KCNA, Jumat (30/10).
Pameran berlangsung kemarin, pada hari yang sama ketika otoritas militer Korea Selatan (Korsel) dan Jepang mendeteksi sekitar 10 rudal balistik jarak pendek diluncurkan dari daerah Wonsan, Korut, ke Laut Timur.
Baca Juga: Iran Klaim Tembak Jatuh Drone MQ-1
Dalam pameran tersebut, Korut untuk pertama kalinya mendemonstarikan MLRS kaliber 600 millimeter yang dijuluki sebagai 'Sniper' ke hadapan publik. Kim disebut kembali menyerukan untuk terus memperkuat kemampuan militer dan industri pertahanan.
Hankam

Lagi-lagi WNA India Selundupkan Serbuk Emas Lewat Perut di Juanda, Kali Ini 2,1 Kg Disikat TNI AL
Aksi penyelundupan serbuk emas ilegal di Bandara Internasional Juanda kembali terbongkar. Kali ini, petugas gabungan TNI AL menggagalkan upaya penyelundupan seberat 2,1 kilogram yang disembunyikan di dalam perut oleh dua warga negara asing asal India.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































