INTERNASIONAL

ADMM Plus ke-13, Wamenhan Richard Sampaikan Tiga Langkah Utama untuk Perkuat Kerja Sama Kawasan

Wakil Menteri Pertahanan RI Bidang Strategi, Doktrin, dan Pembangunan Kekuatan Jenderal TNI Richard Tampubolon
Wakil Menteri Pertahanan RI Bidang Strategi, Doktrin, dan Pembangunan Kekuatan Jenderal TNI Richard Tampubolon dalam forum ADMM Plus ke-13. (Foto: Dok. Kemhan RI)

Jakarta, IDM – Wakil Menteri Pertahanan RI Bidang Strategi, Doktrin, dan Pembangunan Kekuatan Jenderal TNI Richard T.H. Tampubolon menyampaikan sejumlah usulan dalam memperkuat kerja sama kawasan, khususnya di Asia Tenggara.

Usulan itu disampaikan Wamenhan Richard dalam forum ADMM Plus ke-13 yang diselenggarakan di Cebu, Filipina, Kamis (29/10), setelah pelaksanaan pertemuan ASEAN Defence Ministers’ Meeting (ADMM) ke-20 sehari sebelumnya.

Dalam forum ADMM Plus tersebut, Richard menekankan pentingnya forum ADMM Plus sebagai sarana untuk berdiskusi dengan jujur, tulus, dan saling menghormati sebagai satu keluarga besar.

Baca Juga: Korut Uji Coba Rudal Jelajah hingga Drone Kamikaze

Richard juga menyampaikan tiga langkah utama untuk memperkuat kerja sama kawasan.

“Yakni dengan membangun hubungan people-to-people melalui interaksi dan pelatihan bersama, mewujudkan kerja sama melalui aksi nyata, serta kerja sama pertahanan berdasarkan saling penghormatan dan manfaat bersama,” kata Richard, dikutip dari siaran pers Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI.

forum ADMM Plus
Dalam forum ADMM Plus, Wamenhan Richard Tampubolon menekankan pentingnya forum ADMM Plus sebagai sarana untuk berdiskusi dengan jujur, tulus, dan saling menghormati. (Foto: Dok. Kemhan RI)

Dalam forum tersebut, Indonesia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh negara anggota ASEAN dan negara-negara peserta tambahan atas partisipasi aktif dalam ADMM-Plus Combined Field Training Exercise (FTX), Exercise Trident Resolve 2026, yang diselenggarakan di Banten, Indonesia, pada September 2026.

Richard berharap, keberhasilan latihan tersebut bisa menjadi landasan untuk memperkuat kerja sama terintegrasi, khususnya dalam menghadapi situasi krisis.

Baca Juga: Putin Tegaskan Ingin Pulihkan Hubungan dengan Eropa

Wamenhan juga menekankan bahwa penghormatan terhadap kedaulatan dan penyelesaian perbedaan secara damai harus menjadi dasar kerja sama pertahanan. Richard menyebut, prinsip tersebut penting untuk menjaga sentralitas ASEAN serta mewujudkan arsitektur kawasan yang seimbang, inklusif, dan memiliki legitimasi.

“Soliditas merupakan kunci keamanan kawasan, sementara keamanan menjadi fondasi bagi kemakmuran negara-negara di kawasan,” kata Richard.

Dalam forum menteri pertahanan se-Asia Tenggara tahun ini, Menteri Perang Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth turut menghadiri rangkaian acara ADMM Plus. Sementara itu, Menteri Pertahanan Cina Dong Jun absen. Sebagai gantinya, Beijing menugaskan Atase Pertahanan Kedutaan Besar Cina di Manila untuk mewakili Negeri Tirai Bambu.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.