INTERNASIONAL

AS Klaim Kawal Lebih dari 3.000 Kapal Melintasi Hormuz

CENTCOM
Komandan CENTCOM, Laksamana Brad Cooper saat melintasi Selat Hormuz dengan helikopter CH-47 Chinook, serta bertemu dengan para personel militer AS di Timur Tengah. (Foto: Dok. X/CENTCOM)

Jakarta, IDM – Komando Pusat Amerika Serikat (AS) atau CENTCOM menyatakan bahwa pihaknya telah mengawal lebih dari 3.000 kapal komersial melintasi Selat Hormuz selama enam bulan terakhir.

Selain itu, CENTCOM juga mengklaim telah membantu negara-negara Teluk mengekspor lebih dari 1,5 miliar barel minyak sejak bulan Juni, di tengah upaya Iran mengendalikan jalur strategis tersebut.

Baca Juga: Simulasi Perang di Jerman, Ratusan Pasukan Terjun Payung Inggris dan Prancis Serbu Wilayah Latihan NATO

"Kami terus berdiri bahu-membahu bersama mitra-mitra kami di kawasan Teluk serta industri pelayaran. Kunjungan ini menegaskan komitmen kuat kami untuk terus menjaga kebebasan bernavigasi melalui Selat Hormuz," ujar Komandan CENTCOM, Laksamana Brad Cooper saat bertemu dengan para personel militer AS di Timur Tengah, melansir platform X, Senin (26/10).

Dalam kunjungan tersebut, Cooper bertemu dengan para personel militer AS yang mendukung misi pembersihan ranjau di Selat Hormuz. Ia menuturkan, momentum terus terbangun dalam beberapa bulan terakhir sejak pasukan AS berhasil membersihkan ranjau yang disebar oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

Baca Juga: Menlu Yaman Tuntut Houthi Lucuti Senjata

"Saat ini, rute transit utama di Selat Hormuz tetap bebas dan bersih dari ranjau laut Iran, berkat upaya luar biasa dari personel kami. Kami tetap fokus sepenuhnya untuk memastikan kelancaran lalu lintas komersial, seraya bekerja sama dengan mitra-mitra kami di berbagai lembaga pemerintah AS, Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), serta industri pelayaran," ujarnya.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.