
AS Klaim Kawal Lebih dari 3.000 Kapal Melintasi Hormuz
Komando Pusat Amerika Serikat (AS) atau CENTCOM menyatakan bahwa pihaknya telah mengawal lebih dari 3.000 kapal komersial melintasi Selat Hormuz selama enam bulan terakhir.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Komando Pusat Amerika Serikat (AS) atau CENTCOM menyatakan bahwa pihaknya telah mengawal lebih dari 3.000 kapal komersial melintasi Selat Hormuz selama enam bulan terakhir.

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan bahwa kapal-kapal komersial tetap dapat melintasi Selat Hormuz. Pihaknya terus membantu kapal untuk melintasi jalur itu dengan aman.

Amerika Serikat (AS) menyatakan telah meluncurkan serangan udara skala besar ke Iran, membalas serangan Teheran terhadap markas militer di Yordania.

Komandan Komando Pusat AS (CENTCOM) Brad Cooper mengatakan bahwa Iran sengaja menargetkan warga sipil dan kapal komersial di Timur Tengah. Oleh sebab itu, pasukan AS terus siaga dan membalas serangan Iran.

Amerika Serikat (AS) kembali memblokade lalu lintas maritim yang masuk dan keluar pelabuhan Iran. Hal ini dilakukan menyusul serangan Iran terhadap beberapa kapal komersial di Selat Hormuz.

Amerika Serikat (AS) meluncurkan serangan udara terhadap Iran meskipun Presiden Donald Trump telah berjanji untuk deeskalasi selama tujuh hari prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran terdahulu, Ali Khamenei.

Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangan udara terhadap Iran pada Jumat (26/6). Hal ini dilakukan sebagai balasan atas serangan terhadap kapal dagang yang sedang melintasi Selat Hormuz.

Komando Pusat AS (US CENTCOM) mengungkapkan bahwa pihaknya telah menembak jatuh beberapa drone Iran, yang berupaya menyerang kapal-kapal komersial melintasi Selat Hormuz.

Amerika Serikat (AS) melakukan serangan baru di Iran Selatan, menargetkan rudal dan kapal-kapal Teheran yang berupaya menyebar ranjau. Hal ini dilakukan di tengah perundingan damai.

Amerika Serikat (AS) melakukan serangan terhadap Iran. Serangan ini diklaim sebagai bentuk bela diri atas serangan Iran ke kapal Angkatan Laut AS yang melintasi Selat Hormuz menuju Teluk Oman pada beberapa waktu lalu.