Di Tengah Perundingan Damai, AS Serang Iran

Jakarta, IDM – Amerika Serikat (AS) melakukan serangan baru di Iran Selatan, menargetkan rudal dan kapal-kapal Teheran yang berupaya menyebar ranjau. Hal ini dilakukan di tengah perundingan damai.
Juru bicara Komando Pusat AS (CENTCOM) Tim Hawkins menyebut serangan itu dilakukan sebagai "pembelaan diri" dan dirancang untuk melindungi pasukan dari ancaman Iran.
Baca Juga: Presiden Iran Sebut Takkan Terima Tuntutan Berlebihan AS
"Pasukan AS melakukan serangan pembelaan diri di Iran Selatan hari ini untuk melindungi pasukan kami dari ancaman yang ditimbulkan oleh pasukan Iran," katanya melansir Fox News, Selasa (26/5).
"Target termasuk situs peluncuran rudal dan kapal-kapal Iran yang mencoba memasang ranjau. US CENTCOM terus membela pasukan kami sambil menahan diri selama gencatan senjata yang sedang berlangsung," jelasnya.
Ia tidak memberikan penjelasan mendetail tentang serangan tersebut, tetapi media Iran Fars melaporkan bahwa ledakan terdengar di Kota Bandar Abbas dan di dekat pantai Teluk pada kemarin malam waktu setempat. Sumber ledakan yang tepat belum diketahui.
Baca Juga: Singgahi Shanghai Cina, KRI Bima Suci Bawa Puluhan Taruna AAL di Etape ke-6
Setelah serangan tersebut, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan bahwa finalisasi kesepakatan damai antara kedua negara mungkin "membutuhkan beberapa hari".
Sebelumnya, ia mengungkapkan potensi finalisasi kesepakatan dengan Iran berdasarkan adanya "proposal yang cukup solid" terkait pembukaan Selat Hormuz dan program nuklir Iran.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































