Satuan Kapal Ranjau (Satran) Koarmada II menyisir dan menetralkan material logam berbahaya di perairan Manyar, Gresik, Jawa Timur. Operasi penyisiran bawah air ini berlangsung selama 11 hari, sejak 23 September hingga 3 Oktober 2026.
Korea Utara (Korut) meluncurkan rudal balistik ke arah Laut Timur pada Sabtu (3/10), di tengah meningkatnya ketegangan akibat ledakan ranjau di Zona Demiliterisasi.
Amerika Serikat (AS) melakukan serangan baru di Iran Selatan, menargetkan rudal dan kapal-kapal Teheran yang berupaya menyebar ranjau. Hal ini dilakukan di tengah perundingan damai.
KRI Pulau Fani-731 baru saja menuntaskan misi perburuan ranjau di perairan timur Pulau Bintan hingga Batam. Dalam latihan bersama bertajuk Joint Minex Pandu (JMP)-26, kapal pemburu ranjau andalan TNI AL ini beradu taktik dengan Angkatan Laut Singapura untuk menyapu bersih ancaman bawah laut.
TNI AL mengirimkan salah satu unsur tempur terbaiknya, KRI Pulau Fani-731, untuk bertolak menuju Singapura pada Sabtu (21/3). Kapal pemburu ranjau canggih ini bakal unjuk gigi dalam Latihan bersama (latma) Joint Minex Pandu-26 untuk memastikan jalur maritim internasional bersih dari ancaman peledak bawah laut.
TNI AL terus memperkuat “saraf” bawah lautnya dengan teknologi canggih. Kali ini, tiga kapal perang pemburu ranjau milik Komando Armada (Koarmada) II menguji kebolehan robot bawah laut untuk memastikan perairan Indonesia bersih dari ancaman bahan peledak.
Organisasi Nirlaba Internasional Humanity & Inclusion memperkirakan bahwa perlu waktu sekitar 20 hingga 30 tahun untuk membersihkan Gaza dari seluruh ranjau atau bom yang belum meledak.
Juru bicara Kementerian Pertahanan (Kemhan) Kamboja membantah pihaknya telah menyebar ranjau di sepanjang perbatasan. Ranjau itu dilaporkan telah melukai seorang prajurit Thailand yang tengah berpatroli.
Militer Iran dikabarkan telah memasang ranjau laut ke kapal-kapal angkatan lautnya di Teluk Persia pada bulan lalu, sebagai bagian dari kemungkinan menutup Selat Hormuz.
Di perhelatan Indo Defence beberapa waktu lalu, PT Pindad resmi menampilkan Anoa 3 APC 6x6 hasil desain mandiri anak bangsa. Ranpur ini bisa menahan ranjau dan peluru hingga standardization agreement (stanag) level 4.