AS Lanjut Blokade Maritim terhadap Iran

Jakarta, IDM – Amerika Serikat (AS) kembali memblokade lalu lintas maritim yang masuk dan keluar pelabuhan Iran. Hal ini dilakukan menyusul serangan Iran terhadap beberapa kapal komersial di Selat Hormuz.
"Komando Pusat AS (CENTCOM) akan melanjutkan blokade lalu lintas maritim yang masuk dan keluar pelabuhan Iran pada 14 Juli pukul 16.00 ET," tulis CENTCOM melalui platform X, Selasa (14/7).
Baca Juga: Rudal Jelajah Iran Tewaskan 1 Orang, UEA Beri Peringatan Keras
CENTCOM menegaskan, pihaknya tidak akan menghalangi pelayaran kapal-kapal yang tidak melanggar blokade atau melintas ke dan dari pelabuhan selain Iran. Pengaktifan kembali blokade ini menyusul implementasi sebelumnya pada 13 April hingga 18 Juni lalu.
"[Selama operasi tersebut] CENTCOM telah mengalihkan lebih dari 140 kapal, menonaktifkan sembilan kapal yang tidak patuh, dan mengizinkan lebih dari 50 kapal komersial yang mendukung bantuan kemanusiaan untuk melewati blokade selama periode dua bulan tersebut," katanya.
Baca Juga: Konflik AS-Iran Berlanjut, Lalu Lintas Kapal di Selat Hormuz Hampir Lumpuh
Dalam pernyataan terpisah, CENTCOM mengungkapkan telah membombardir target militer Iran termasuk sistem pertahanan pantai, situs rudal dan drone selama lima jam pada Senin (13/7) pukul 22.15 ET. Titik yang menjadi target di antaranya wilayah Bushehr, Chah Bahar, Jask, Konarak, Abu Musa, dan Bandar Abbas
AS berupaya untuk melemahkan kemampuan Iran dalam menyerang kapal-kapal komersial. Di tengah meningkatnya eskalasi, lebih dari 50.000 pasukan militer AS telah siaga dan siap tempur di seluruh kawasan Timur Tengah.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































