Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan bahwa ia tidak akan mengizinkan Iran untuk memiliki senjata nuklir. Hal itu ia ungkapkan di tengah upaya diplomatik yang tak kunjung menghasilkan kesepakatan damai.
Amerika Serikat (AS) mengklaim telah menyerang lebih dari 9.000 target sejak dimulainya serangan preemptif ke Iran pada 28 Februari lalu. Hal itu diungkapkan oleh Pusat Komando AS (US CENTCOM).
Operasi militer skala besar Amerika Serikat (AS) ke Iran melibatkan lebih dari 50.000 tentara, 200 pesawat tempur, dan dua kapal induk. Tujuannya untuk menghilangkan ancaman dari Iran.
Pusat Komando Militer Amerika Serikat (US CENTCOM) mengklaim berhasil menghancurkan kapal induk drone Iran, IRIS Shahid Bagheri pada awal 'Operation Epic Fury', nama operasi serangan skala besar ke Iran.
Komando Pusat Amerika Serikat (US Central Command/CENTCOM) mengatakan bahwa mereka berhasil menghancurkan aset militer kelompok Houthi yang bermarkas di Yaman.
Komando Pusat Amerika Serikat (AS) atau US CENTCOM mengumumkan bahwa mereka telah mengirimkan sebuah kapal yang membawa bahan-bahan untuk membangun pelabuhan sementara di lepas pantai Jalur Gaza.
Helikopter militer Amerika Serikat (AS) dilaporkan mengalami kecelakaan di Timur Laut Suriah pada akhir pekan lalu. Komando Pusat militer AS (US CENTCOM) mengungkapkan bahwa sebanyak 22 tentara, termasuk awak dan pilot pesawat terluka.