Trump Tegaskan Tidak Izinkan Iran Miliki Senjata Nuklir

Jakarta, IDM – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan bahwa ia tidak akan mengizinkan Iran untuk memiliki senjata nuklir. Hal itu ia ungkapkan di tengah upaya diplomatik yang tak kunjung menghasilkan kesepakatan damai.
"Kita tidak bisa membiarkan Iran memiliki senjata nuklir," kata Trump dalam sebuah pertemuan bisnis di AS, melansir siaran YouTube The White House, Selasa (5/5).
Sebelumnya, Komando Pusat AS (US CENTCOM) mengatakan bahwa kapal perusak rudal berpemandu Angkatan Laut AS dikerahkan untuk misi 'Project Freedom'. Tujuannya untuk memulihkan kebebasan navigasi kapal komersial di Selat Hormuz.
Baca Juga: 262 Jurnalis Tewas Akibat Konflik Gaza
"Mereka tidak punya angkatan laut, mereka tidak punya angkatan udara, mereka tidak punya peralatan anti-pesawat, mereka tidak punya radar. Para pemimpin [Iran] juga sudah tiada, tetapi kita tidak bisa membiarkan mereka memiliki senjata nuklir," lanjut Trump.
Ia juga optimis bahwa harga bahan bakar minyak yang melonjak akan turun "dengan sangat cepat" setelah perang Iran berakhir. Ia pun mengklaim AS kembali menghancurkan tujuh kapal Iran.
"Kita harus melakukan ekspedisi kecil ini di Iran. Ini sepadan untuk menyingkirkan orang-orang yang memiliki senjata nuklir, yang dapat menghancurkan negara hanya dengan menekan sebuah tombol. Seharusnya ini sudah dilakukan sejak lama, tetapi saya sangat bangga dapat melakukannya," katanya.
Baca Juga: Iran Peringatkan akan Serang AS jika Melintasi Selat Hormuz
Ketegangan di Timur Tengah diperburuk setelah AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Iran membalas serangan sekaligus membatasi Selat Hormuz untuk kapal yang dianggap musuh.
AS-Iran sepakat gencatan senjata untuk pertama kalinya pada 8 April melalui mediasi Pakistan. Namun, perundingan di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan damai. Kini, keduanya memperpanjang gencatan senjata tanpa batas waktu yang ditentukan. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































