Jumat, 4 April 2025

Penyebab Jatuhnya Helikopter Militer AS di Suriah Masih Diselidiki

Jakarta, IDM – Helikopter militer Amerika Serikat (AS) dilaporkan mengalami kecelakaan di Timur Laut Suriah pada akhir pekan lalu. Komando Pusat militer AS (US CENTCOM) mengungkapkan bahwa sebanyak 22 tentara, termasuk awak dan pilot pesawat terluka.

Dilansir dari Al Jazeera, Selasa (13/6), US CENTCOM, yang mengawasi pasukan AS di Timur Tengah mengkonfirmasi insiden jatuhnya helikopter militer di Suriah. Mereka menjelaskan, penyebab kecelakaan masih diselidiki dan tidak ada tembakan musuh yang terlibat.

Baca Juga:ย Rudal Hipersonik Zircon akan Perkuat Kapal Perang Admiral Nakhimov Rusia

“Para anggota militer menerima perawatan untuk luka-luka mereka dan 10 telah dievakuasi ke fasilitas perawatan yang lebih canggih di luar CENTCOM AOR (Area Tanggung Jawab Komando Pusat AS),โ€ kata US CENTCOM.

AS telah mengerahkan pasukan khusus di Suriah sejak 2015. Tugasnya adalah membantu pasukan demokratik Suriah untuk memerangi pergerakan ISIS dan kelompok terorisme yang beroperasi di negara tersebut. Ketika kelompok ekstremis itu dikalahkan pada Maret 2019, pasukan AS telah berusaha mencegah mereka kembali beroperasi.

Baca Juga:ย Cina Kirim Kapal Haixun 03 ke Laut Cina Selatan

Ribuan milisi ISIS disebut telah ditahan di fasilitas penahanan dan anggota keluarga dari kelompok itu turut diawasi. Kendati demikian, selama beberapa tahun terakhir AS menyebut ISIS masih terus berupaya melakukan serangan terhadap pasukannya. Kini, diperkirakan terdapat setidaknya 900 personel yang terbagi di beberapa wilayah. (bp)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM โ€“ Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer