INTERNASIONAL

Penyebab Jatuhnya Helikopter Militer AS di Suriah Masih Diselidiki

Helikopter UH-60V Blackhawk
Ilustrasi Helikopter UH-60V Blackhawk AS. (Foto: Dok. Army.mil)

Jakarta, IDM - Helikopter militer Amerika Serikat (AS) dilaporkan mengalami kecelakaan di Timur Laut Suriah pada akhir pekan lalu. Komando Pusat militer AS (US CENTCOM) mengungkapkan bahwa sebanyak 22 tentara, termasuk awak dan pilot pesawat terluka.

Dilansir dari Al Jazeera, Selasa (13/6), US CENTCOM, yang mengawasi pasukan AS di Timur Tengah mengkonfirmasi insiden jatuhnya helikopter militer di Suriah. Mereka menjelaskan, penyebab kecelakaan masih diselidiki dan tidak ada tembakan musuh yang terlibat.

Baca Juga: Rudal Hipersonik Zircon akan Perkuat Kapal Perang Admiral Nakhimov Rusia

"Para anggota militer menerima perawatan untuk luka-luka mereka dan 10 telah dievakuasi ke fasilitas perawatan yang lebih canggih di luar CENTCOM AOR (Area Tanggung Jawab Komando Pusat AS),” kata US CENTCOM.

AS telah mengerahkan pasukan khusus di Suriah sejak 2015. Tugasnya adalah membantu pasukan demokratik Suriah untuk memerangi pergerakan ISIS dan kelompok terorisme yang beroperasi di negara tersebut. Ketika kelompok ekstremis itu dikalahkan pada Maret 2019, pasukan AS telah berusaha mencegah mereka kembali beroperasi.

Baca Juga: Cina Kirim Kapal Haixun 03 ke Laut Cina Selatan

Ribuan milisi ISIS disebut telah ditahan di fasilitas penahanan dan anggota keluarga dari kelompok itu turut diawasi. Kendati demikian, selama beberapa tahun terakhir AS menyebut ISIS masih terus berupaya melakukan serangan terhadap pasukannya. Kini, diperkirakan terdapat setidaknya 900 personel yang terbagi di beberapa wilayah. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.