Ngeri! Serang Iran, AS Libatkan 50.000 Tentara dan 200 Pesawat Tempur

Jakarta, IDM – Operasi militer skala besar Amerika Serikat (AS) ke Iran melibatkan lebih dari 50.000 tentara, 200 pesawat tempur, dan dua kapal induk. Tujuannya untuk menghilangkan ancaman dari Iran.
"Lebih dari 50.000 pasukan, 200 pesawat tempur, dan 2 kapal induk serta pesawat pengebom dari AS berpartisipasi dalam operasi ini. Dan lebih banyak kemampuan sedang dalam perjalanan," kata Komandan Komando Pusat AS (US CENTCOM) Brad Cooper melalui platform X, Rabu (4/3).
Baca Juga: AS Klaim Hancurkan Kapal Induk Drone Iran
Lebih lanjut, ia melaporkan bahwa pasukan AS dan Israel juga telah menyerang hampir 2.000 target di seluruh Iran menggunakan lebih dari 2.000 amunisi sejak 'Operation Epic Fury' dimulai pada Sabtu (28/2).
Ia mengungkapkan, Iran telah merespons dengan serangan balasan skala besar, meluncurkan lebih dari 500 rudal balistik dan lebih dari 2.000 drone. Serangan gabungan AS-Israel pun diklaim berhasil menghancurkan 17 kapal militer Iran.
Baca Juga: Pemimpin Tertinggi Iran akan Dipilih, Pascapemakaman Khamenei
"Kita telah sangat melemahkan pertahanan udara Iran dan menghancurkan ratusan rudal balistik, peluncur, dan drone Iran. Kita fokus pada menembak apa yang dapat menembak kita. Pesawat pengebom B-2 dan B-1 kita telah melakukan serangan presisi tanpa perlawanan terhadap beberapa fasilitas rudal jauh di dalam Iran," imbuhnya.
Meskipun melakukan serangan balasan, kata Cooper, kemampuan Iran untuk menyerang pasukan AS dan sekutunya terlihat menurun. Konflik yang dimulai dengan serangan gabungan AS-Israel ini telah meningkatkan ketegangan di seluruh kawasan karena Iran juga meluncurkan serangan udara ke negara-negara Timur Tengah yang menjadi lokasi aset atau pangkalan militer AS. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































