INTERNASIONAL

Kembali Serang Iran, AS Klaim Bentuk Bela Diri

Pesawat Tempur F-16 AS
Pesawat Tempur F-16 AS yang melakukan patroli di sekitar Selat Hormuz (Foto: Dok. X/US CENTCOM)

Jakarta, IDM – Amerika Serikat (AS) melakukan serangan terhadap Iran. Serangan ini diklaim sebagai bentuk bela diri atas serangan Iran ke kapal Angkatan Laut AS yang melintasi Selat Hormuz menuju Teluk Oman pada beberapa waktu lalu.

Komando Pusat AS (US CENTCOM) menyatakan bahwa serangan Iran berhasil dicegat sebelum mengenai aset militer AS. Iran disebut meluncurkan beberapa rudal, drone dan mengerahkan kapal kecil dalam upaya serangan tersebut.

Baca Juga: Indonesia Tekankan Kesatuan ASEAN Kunci Hadapi Krisis Global

"Pasukan Iran meluncurkan beberapa rudal, drone, dan kapal kecil saat USS Truxtun (DDG 103), USS Rafael Peralta (DDG 115), dan USS Mason (DDG 87) melintasi jalur laut internasional tersebut. Tidak ada aset AS yang terkena serangan," tulis US CENTCOM melalui platform X, Jumat (8/5).

"Pasukan AS mencegat serangan Iran tanpa provokasi dan membalas dengan serangan bela diri saat kapal perusak rudal Angkatan Laut AS melintasi Selat Hormuz menuju Teluk Oman, 7 Mei," jelasnya.

US CENTCOM menekankan, pihaknya tidak berupaya memicu eskalasi tetapi tetap berada di posisi dan siap untuk melindungi AS. Adapun, serangan itu menargetkan sejumlah aset militer Iran, antara lain lokasi peluncuran rudal dan drone, lokasi komando dan kendali, serta pusat intelijen, pengawasan, dan pengintaian.

Baca Juga: Pakistan Optimis AS-Iran akan Segera Capai Kesepakatan

Sementara, media Iran melaporkan bahwa AS menyerang pelabuhan Iran di Pulau Qeshm dan Kota Bandar Abbas. Kedua lokasi itu terletak di dekat Selat Hormuz. Serangan terhadap kapal Angkatan Laut AS juga diklaim dilakukan setelah pasukan AS mencoba merebut kapal tanker minyak Iran.

Konfrontasi terbaru antara keduanya dilakukan di tengah gencatan senjata, yang dikhawatirkan dapat merusak proses diplomatik guna mencapai kesepakatan damai secara permanen. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.