Indonesia Tekankan Kesatuan ASEAN Kunci Hadapi Krisis Global

Jakarta, IDM – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono mendorong ASEAN untuk memperkuat kerja sama dalam merespon dampak konflik di Timur Tengah dan menghadapi berbagai tantangan di kawasan.
Hal itu disampaikan pada ASEAN Foreign Minister’s Meeting yang berlangsung di Cebu, Filipina pada Kamis (7/5). Ia juga mengapresiasi inisiatif keketuaan Filipina dalam mengkoordinasikan respon bersama ASEAN terhadap krisis yang dihadapi saat ini.
Baca Juga: Menlu Iran-Cina Bertemu, Tegaskan Pentingnya Upaya Diplomatik
“Di tengah dunia yang semakin tidak menentu, ASEAN tetap menjadi mitra yang terpercaya, stabil, dan dapat diandalkan,” ujarnya melansir keterangan tertulis Kemlu RI.
Semakin banyaknya negara yang bergabung dalam Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia (TAC) mencerminkan kepercayaan yang terus berlanjut terhadap ASEAN. Dengan demikian, ia menekankan bahwa kemitraan yang dijalin ASEAN dengan mitra harus terus diperkuat demi mencapai hasil yang konkret dan konstruktif demi kepentingan bersama.
Ia kembali menyerukan pentingnya stabilitas Myanmar, serta dukungan terhadap Timor-Leste sebagai anggota baru ASEAN. Ia pun mendukung Turkiye untuk dapat segera menjadi mitra wicara ASEAN.
Baca Juga: Airbus-Indonesia Jajaki Kerja Sama Perkuat Ekosistem Industri Kedirgantaraan
Adapun, pertemuan ini diselenggarakan sebagai bagian dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-48. Dilakukan di bawah keketuaan Filipina dengan tema “Navigating Our Future, Together”, pembahasan fokus pada respon ASEAN terhadap situasi yang sedang berlangsung di Timur Tengah.
Sugiono dijadwalkan untuk mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto dalam KTT ASEAN yang akan berlangsung pada 8 Mei 2026. Sepanjang rangkaian pertemuan, Indonesia akan terus mendorong persatuan dan sentralitas ASEAN dalam membangun ketahanan kawasan serta memastikan ketahanan pangan dan energi. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































