POLKAM

Menko Polkam Tekankan Penguatan Kompolnas dalam Proses Reformasi Polri

Djamari Chaniago.
Menko Polkam sekaligus Ketua Kompolnas Djamari Chaniago. (Foto: Dok. Kemenko Polkam RI)

Jakarta, IDM – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) sekaligus Ketua Kompolnas, Djamari Chaniago, menegaskan pentingnya penguatan peran Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dalam proses reformasi di tubuh Polri.

Hal tersebut disampaikan seusai pertemuannya dengan Komisi Percepatan Reformasi Polri di Kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Selasa (9/12).

Djamari menyatakan salah satu fokus utama pertemuan adalah memperluas fungsi pengawasan Kompolnas agar dapat berjalan lebih efektif.

Baca Juga: Menko Polkam Pimpin Konsolidasi Lintas Sektor untuk Percepatan Penanganan Bencana Sumatra

“Peran Kompolnas perlu diperkuat lagi, bukan hanya menambah jumlah personelnya, tetapi memperkuat fungsi pengawasan. Kami ingin pengawasan bisa dilakukan sejak tahap awal hingga tahap operasional yang dijalankan Kapolri,” ujarnya.

Pertemuan yang berlangsung hampir dua jam itu juga membahas secara mendalam mekanisme pemilihan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri).

Menurut Djamari, diskusi berlangsung panjang lantaran melibatkan para pakar hukum tata negara dan hukum umum.

Baca Juga: Presiden Prabowo Tegaskan Pemerintah Siaga Penuh Tangani Bencana Banjir Sumatra

“Di tim Reformasi Kepolisian ada dua profesor ahli hukum tata negara dan satu profesor hukum lainnya. Karena itu pembahasannya panjang, sebab menyangkut proses hukum dan kebutuhan revisi undang-undang, yang tentu tidak mudah,” ujarnya.

Selain isu-isu struktural tersebut, Menko Polkam turut menyinggung beberapa topik tambahan, termasuk soal peningkatan jumlah polisi wanita (Polwan).

Ia menilai komposisi Polwan perlu ditingkatkan untuk menunjang profesionalitas Polri. “Tambahan Polwan penting. Idealnya kekuatan Polwan bisa mencapai 10 sampai 15 persen,” pungkasnya. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.