Menko Polkam Beri Arahan ke Prajurit untuk Kawal Bangsa ke Arah Lebih Baik

Jakarta, IDM – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago memimpin apel gelar pasukan sekaligus memberikan dukungan logistik hingga moril kepada sekitar 3.500 prajurit dari tiga matra TNI dan Polri.
Apel gelar pasukan tersebut dikomandani oleh Danbrigif 1/JS dan diikuti oleh pasukan cadangan P5 TNI dari Yonarmed 5 Dam III, Yonif 310 Dam III, TNI AL, dan TNI AU.
Dalam sambutannya, Djamari mengingatkan kepada para prajurit bahwa tugas mereka adalah tugas yang sangat mulia untuk mengawal bangsa menuju ke arah yang lebih baik.
“Oleh sebab itu, saya ingin sampaikan juga kepada kita semua, tugas kita belum selesai, masih panjang,” ujar Djamari.
“Bahwa ada kekurangan di sana sini, itu adalah kewajiban kita untuk memenuhinya,” tambahnya.
Oleh karena itu, Djamari memberi semangat langsung kepada para prajurit agar tetap menjaga motivasi dalam menjaga keutuhan NKRI.
Baca Juga: Prajurit Sebut Dukungan dari Menko Polkam Tingkatkan Motivasi dan Moril
Sehingga, kata Djamari, kebanggaan seorang prajurit adalah diberikan rasa tanggung jawab. Menurutnya, jabatan hanya membedakan tanggung jawab, tapi tanggung jawab secara besar memiliki tujuan yang sama.
“Oleh karena itu saya ucapkan selamat kepada kalian sudah ditempatkan pada posisi yang sangat terhormat ini,” tandasnya. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































