BNPB: Petugas Gabungan TNI-Polri Kerja 20 Jam per Hari Percepat Pemulihan Banjir dan Longsor

Jakarta, IDM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan percepatan pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dilakukan melalui kerja intensif personel gabungan dari BNPB, TNI, dan Polri.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan pembersihan wilayah terdampak masih terus berlangsung, terutama di Aceh Tamiang, dengan pengerahan sumber daya secara maksimal.
Baca Juga: Kemenko Polkam Dorong Integrasi Intelijen untuk Jawab Ancaman di Tahun 2026
“Pembersihan wilayah terdampak terus dilakukan, termasuk di Aceh Tamiang, dengan mengerahkan personel dan alat secara maksimal,” ujar Abdul dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (23/12).
Menurut Abdul, intensitas kerja petugas di lapangan sangat tinggi. Di sejumlah lokasi terdampak parah, personel gabungan harus bekerja hampir sepanjang hari.
“Di beberapa titik, personel TNI dan Polri bekerja hingga 18 sampai 20 jam per hari untuk mempercepat pemulihan dan menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat,” katanya.
Baca Juga: Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Sektor Jaga Keamanan Laut Nasional
Selain Aceh Tamiang, BNPB juga memperkuat dukungan di wilayah dengan jumlah pengungsi yang masih tinggi, seperti Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tengah, dan Bener Meriah.
BPNB terus menambah tenda pengungsian serta percepatan pembersihan infrastruktur publik. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































