Pascadilantik Presiden Prabowo Subianto, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita dan Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi langsung meninjau titik kebakaran (fire spot) di Jalan Trans-Kalimantan, Desa Gohong, Kecamatan Kahayan Hilir. Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya melihat kondisi lapangan dan memperkuat koordinasi penanganan.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal (Letjen) Kristomei Sianturi yang baru saja dilantik Presiden Prabowo Subianto punya sisi lain yang menarik.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman menyebut penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) harus dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.
Pemerintah bergerak cepat merespons kondisi darurat tersebut dengan mengerahkan bantuan lintas sektor, melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Polri, kementerian/lembaga, hingga berbagai elemen lainnya. “Pemerintah bergerak cepat. Kita dari hari-hari pertama sudah bereaksi, sudah mengirim bantuan dan reaksi melalui jalur darat dan udara. Tetapi memang kondisinya sangat berat, banyak yang terputus, cuaca juga masih tidak memungkinkan, kadang-kadang juga helikopter dan pesawat kita sulit mendarat,” ungkap Presiden RI Prabowo Subianto.
Tim Pencari dan Pertolongan (Basarnas) mempersempit area pencarian kecelakaan Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Virgo Transport 8 menjadi enam sektor pada operasi hari kedua. Langkah ini diambil usai petugas mengonfirmasi titik koordinat pasti tenggelamnya kapal (datum) di perairan Masalembo, Laut Jawa.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat sistem mitigasi bencana nasional. Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam rapat terbatas melalui konferensi video dari Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/9), yang dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih serta kepala badan terkait.
Presiden RI Prabowo Subianto memerintahkan seluruh unsur pemerintah untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi meningkatnya aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Pascadilantik Presiden Prabowo Subianto, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita dan Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi langsung meninjau titik kebakaran (fire spot) di Jalan Trans-Kalimantan, Desa Gohong, Kecamatan Kahayan Hilir. Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya melihat kondisi lapangan dan memperkuat koordinasi penanganan.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal (Letjen) Kristomei Sianturi yang baru saja dilantik Presiden Prabowo Subianto punya sisi lain yang menarik.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman menyebut penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) harus dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.
Pemerintah bergerak cepat merespons kondisi darurat tersebut dengan mengerahkan bantuan lintas sektor, melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Polri, kementerian/lembaga, hingga berbagai elemen lainnya. “Pemerintah bergerak cepat. Kita dari hari-hari pertama sudah bereaksi, sudah mengirim bantuan dan reaksi melalui jalur darat dan udara. Tetapi memang kondisinya sangat berat, banyak yang terputus, cuaca juga masih tidak memungkinkan, kadang-kadang juga helikopter dan pesawat kita sulit mendarat,” ungkap Presiden RI Prabowo Subianto.
Tim Pencari dan Pertolongan (Basarnas) mempersempit area pencarian kecelakaan Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Virgo Transport 8 menjadi enam sektor pada operasi hari kedua. Langkah ini diambil usai petugas mengonfirmasi titik koordinat pasti tenggelamnya kapal (datum) di perairan Masalembo, Laut Jawa.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat sistem mitigasi bencana nasional. Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam rapat terbatas melalui konferensi video dari Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/9), yang dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih serta kepala badan terkait.
Presiden RI Prabowo Subianto memerintahkan seluruh unsur pemerintah untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi meningkatnya aktivitas Gunung Anak Krakatau.