POLKAM

Akmil Tempa Perwira Lapangan Tangguh, Kekompakan jadi Fondasi Kekuatan TNI AD

Menko Polkam Djamari Chaniago
Menko Polkam Djamari Chaniago memberikan pembekalan penuh motivasi kepada Taruna dan Taruni Akmil Magelang. (Foto: Dok. Kemenko Polkam)

Jakarta, IDM – Upaya membangun sumber daya manusia pertahanan yang unggul terus diperkuat melalui pembinaan karakter dan kepemimpinan para calon perwira TNI.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, memberikan pembekalan penuh motivasi kepada Taruna dan Taruni Akademi Militer (Akmil) Magelang sebagai bekal menghadapi tantangan tugas di masa depan.

Dalam arahannya, Djamari menekankan seorang perwira TNI AD harus menjadi perwira lapangan sejati yang memiliki kompetensi, integritas, kedekatan dengan prajurit, serta kemampuan menegakkan disiplin secara konsisten.

Baca Juga: Fasilitas Pendidikan Dibakar, Kodam Cenderawasih Komitmen Jaga Masa Depan Papua

Menurutnya, kualitas kepemimpinan perwira menjadi faktor penentu keberhasilan satuan dalam menjaga kesiapan dan kekuatan pertahanan negara.

Ia mengingatkan kekompakan antarsesama perwira merupakan modal utama yang harus dijaga.

TNI, kata dia, berdiri kokoh karena soliditas para pemimpinnya yang menjadi tulang punggung organisasi pertahanan negara.

Oleh sebab itu, para taruna diminta menghindari pembentukan kelompok-kelompok eksklusif yang berpotensi mengganggu persatuan dan profesionalisme di lingkungan TNI.

Selain itu, Djamari mendorong para calon perwira untuk terus meningkatkan prestasi dengan meneladani para pemimpin bangsa dan TNI yang telah memberikan kontribusi besar bagi negara, termasuk Jenderal TNI (Purn.) Susilo Bambang Yudhoyono dan Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto.

Dalam pembekalan tersebut, perhatian terhadap kesejahteraan prajurit juga menjadi pesan penting.

Ia menegaskan seorang pemimpin harus hadir sebagai pelindung bagi anggota dan keluarganya.
Gaya hidup berlebihan, perilaku yang merugikan anak buah, maupun sikap yang menjauhkan diri dari prajurit harus dihindari oleh setiap calon pemimpin TNI.

Djamari juga mengingatkan bahwa keberhasilan seorang perwira tidak hanya diukur dari capaian individu seperti penghargaan Adhi Makayasa, tetapi juga dari kemampuan membawa satuan yang dipimpinnya meraih prestasi, meningkatkan profesionalisme, dan menjaga kesiapsiagaan operasional.

Baca Juga: Akmil Perkuat Fondasi Kepemimpinan untuk Mencetak Perwira Tangguh Pertahanan Masa Depan

Di tengah berbagai tantangan dan keterbatasan yang dihadapi satuan, disiplin disebut sebagai kunci utama keberhasilan. Menurutnya, toleransi terhadap pelanggaran kecil dapat menjadi pintu masuk munculnya pelanggaran yang lebih besar dan berpotensi mengganggu efektivitas organisasi.

Pembekalan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi kepemimpinan generasi perwira muda TNI AD.

Dengan karakter yang kuat, disiplin yang tinggi, serta kepedulian terhadap prajurit, para taruna Akmil diharapkan mampu menjadi pemimpin lapangan yang profesional dan siap menjaga kedaulatan serta kepentingan pertahanan Indonesia di masa mendatang.Akmil Tempa Perwira Lapangan Tangguh, Kekompakan Jadi Fondasi Kekuatan TNI AD

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.